Libur Panjang Imlek, Lalu Lintas di Gerbang Tol Cikatama Meningkat Tajam

Kamis, 19 Feb 2026, 04:35 WIB

KARAWANG – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju wilayah timur Trans Jawa saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.

Tingginya mobilitas ini mencerminkan dua hal sekaligus: kuatnya tradisi perjalanan saat momen hari besar, serta membaiknya kepercayaan diri masyarakat untuk bepergian jarak jauh.

Ket. Foto:  Gerbang Tol Cikampek Utama. — Sumber: ANTARA/HO-Jasa Marga

Di sisi lain, peningkatan volume lalu lintas juga menjadi indikator bahwa koridor Trans Jawa masih menjadi tulang punggung konektivitas darat, meski tetap menuntut pengelolaan arus yang adaptif agar kepadatan tidak berubah menjadi kemacetan berkepanjangan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangannya di Karawang, Jabar, Rabu (19/2), menyampaikan pada periode libur Imlek mulai 13-17 Februari 2026, tercatat 175.205 kendaraan yang bergerak menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama.

Angka tersebut meningkat 22,42 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 143.116 kendaraan. Angka itu menunjukkan peningkatan signifikan pergerakan masyarakat selama periode libur panjang Imlek tersebut.

"Pada arah sebaliknya juga terjadi peningkatan volume lalu lintas. kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 172.637 kendaraan," katanya.

Jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melewati GT Cikampek Utama itu meningkat 20,39 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 143.402 kendaraan.

Menurut dia, selama periode libur panjang tersebut JTT tetap melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalan secara terukur dan selektif guna menjaga kualitas layanan.

"Meskipun terjadi peningkatan volume lalu lintas, termasuk pada arus mudik maupun arus balik yang tercatat lebih tinggi dari proyeksi awal, kami tetap memastikan kegiatan pemeliharaan berjalan dengan pengaturan waktu dan rekayasa operasional yang mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan, sehingga tidak mengganggu kelancaran perjalanan pengguna jalan," katanya.

Disebutkan, JTT juga mengoptimalkan kesiapan operasional, mulai dari penambahan personel layanan lalu lintas, kesiapan armada derek dan ambulans, hingga koordinasi intensif bersama stakeholder, guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode libur panjang ini.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.