Penemuan Arkeologis Penting: Situs Militer Abad Ke-7 Ditemukan di Irak

Senin, 17 Nov 2025, 16:43 WIB

BAGHDAD - Tim arkeologi gabungan Irak-Inggris pada Minggu (16/11) mengumumkan penemuan situs militer abad ke-7 di provinsi Najaf, Irak tengah.

Hamid al-Yasiri, dekan Fakultas Arkeologi di Universitas Kufa di Irak, mengatakan kepada kantor berita pemerintah Irak, Iraqi News Agency, bahwa situs yang ditemukan tersebut mencakup "sebuah benteng dan tembok pertahanan yang dapat dengan jelas diidentifikasi."

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Kepala misi Inggris dari Universitas Durham, Christine Hooper, mengatakan tim peneliti gabungan menggunakan "metode canggih untuk mengungkap situs yang berasal dari Pertempuran al-Qadisiyah (636-637 M)."

Pertempuran al-Qadisiyah menandai kemenangan menentukan umat Islam atas Kekaisaran Sassaniyah, yang terjadi di dataran antara wilayah yang kini provinsi Najaf dan al-Qadisiyah. Pertempuran tersebut menghancurkan kekuatan Persia dan secara permanen mengubah lanskap geopolitik wilayah tersebut.

Menurut pakar arkeologi Ibrahim al-Jubouri, situs tersebut memiliki nilai arkeologi yang signifikan. "Penemuan penting ini akan memberi kita detail tentang metode militer, peralatan, dan strategi pertahanan yang digunakan oleh tentara Islam," tuturnya kepada Xinhua.

  • situs arkeologi
  • irak

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.