Variasi Pukulan Tjen Hadapi Daya Ledak Anisimova

Rabu, 18 Feb 2026, 06:20 WIB

DUBAI – Petenis Indonesia Janice Tjen menghadapi tantangan berat saat berjumpa unggulan kedua Amanda Anisimova di babak 16 besar WTA 1000 Dubai Open, Rabu (18/2). Laga ini menjadi sorotan utama di tengah turnamen yang lebih banyak diwarnai kabar pengunduran diri ketimbang pertarungan sengit di lapangan.

Anisimova melangkah ke 16 besar tanpa perlu mengayunkan raket. Lawannya di babak sebelumnya, juara dua Grand Slam Barbora Krejcikova, mundur akibat cedera paha kiri. Absennya petenis Ceko itu menambah panjang daftar pemain yang angkat koper lebih awal, termasuk Victoria Mboko, Aryna Sabalenka, dan Iga Swiatek.

Ket. Foto: Janice Tjen dari Indonesia memukul bola balasan dari Leylah Fernandez dari Kanada selama pertandingan tunggal putri mereka pada hari ketiga turnamen tenis Australian Open di Melbourne. — Sumber: DAVID GRAY / AFP

Di tengah situasi tersebut, Janice Tjen justru tampil meyakinkan. Dia memastikan tiket 16 besar usai menundukkan finalis US Open 2021, Leylah Fernandez, lewat pertarungan dua set ketat 7-6 (7/5), 6-4. Kemenangan itu memperlihatkan ketenangan dan keberanian Janice Tjen dalam momen-momen krusial.

Kini, ujian berbeda menanti. Anisimova dikenal memiliki pukulan dasar keras dan agresif, serta pengalaman tampil di level tertinggi. Tanpa terkuras energi di babak sebelumnya, petenis Amerika Serikat itu datang dengan kondisi fisik prima. Namun Janice Tjen membawa modal ritme pertandingan dan kepercayaan diri tinggi.

Dubai Open tahun ini memang penuh kejutan. Emma Raducanu tersingkir di putaran pertama setelah kalah dari Antonia Ruzic. Sementara itu, Iva Jovic dan Sara Bejlek memanfaatkan peluang untuk melangkah lebih jauh. Unggulan lain seperti Coco Gauff, Paula Badosa, hingga Elena Rybakina juga bersiap memanaskan persaingan.

Di saat yang sama, kabar positif datang dari Doha. Petenis nomor dua dunia Jannik Sinner membuka kiprahnya di Qatar Open dengan kemenangan meyakinkan atas Tomas Machac 6-1, 6-4. Itu menjadi laga pertamanya sejak gagal mempertahankan gelar Australian Open setelah disingkirkan Novak Djokovic di semifinal.

“Secara fisik saya merasa baik. Setiap pertandingan akan semakin sulit,” ujar Sinner usai laga. Dia hanya kehilangan enam poin dari sembilan gim servisnya, menunjukkan ketajamannya. Kemenangan tersebut membawanya ke babak kedua untuk menghadapi Alexei Popyrin. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.