Preview Belanda vs Jepang: Misi Oranje Jinakkan Agresivitas Samurai Biru

Minggu, 14 Jun 2026, 18:28 WIB

JAKARTA - Jepang akan menghadapi tantangan berat saat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Belanda pada pertandingan pembuka Grup F yang berlangsung di Dallas Stadium, Senin WIB.

Pertandingan tersebut mempertemukan dua tim yang datang dengan modal meyakinkan dari fase kualifikasi.

Ket. Foto: Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Jepang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Minggu (14/6) waktu setempat. — Sumber: ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti

Jepang menjadi negara pertama di luar tiga tuan rumah yang mengamankan tiket ke putaran final setelah tampil dominan di kualifikasi Asia, sedangkan Belanda lolos sebagai juara grup di zona Eropa tanpa menelan kekalahan.

Bagi Jepang, ini menjadi penampilan kedelapan secara beruntun di Piala Dunia. Samurai Blue juga membawa harapan besar untuk melampaui pencapaian terbaik mereka yang sejauh ini masih mentok di babak 16 besar.

Namun persiapan Jepang terganggu setelah kehilangan kapten sekaligus gelandang bertahan andalan Wataru Endo.

Pemain berusia 33 tahun itu dipastikan absen karena cedera kaki yang tidak kunjung pulih dan harus mengakhiri karier internasionalnya menjelang putaran final.

Absennya Endo menjadi pukulan bagi skuad asuhan Hajime Moriyasu mengingat perannya sebagai pemimpin di lapangan serta salah satu pemain paling berpengalaman dalam tim.

Jepang kini akan mengandalkan generasi yang dipimpin Takefusa Kubo untuk menjaga momentum positif yang telah dibangun sejak Piala Dunia 2022.

Empat tahun lalu di Qatar, Jepang mencuri perhatian setelah menaklukkan Jerman dan Spanyol pada fase grup.

Meski akhirnya tersingkir melalui adu penalti melawan Kroasia di babak 16 besar, penampilan tersebut menjadi fondasi kepercayaan diri mereka menuju turnamen kali ini.

Sementara itu, Belanda datang dengan target yang tidak kalah besar. Tiga kali mencapai final Piala Dunia tanpa pernah menjadi juara membuat Oranje kembali memikul ambisi mengakhiri penantian panjang mereka untuk mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Pelatih Ronald Koeman juga harus melakukan perubahan skuad pada menit-menit akhir setelah bek Jurrien Timber dicoret akibat cedera pangkal paha. Sebagai gantinya, Belanda memanggil Lutsharel Geertruida untuk memperkuat lini belakang.

Meski kehilangan Timber, Belanda tetap memiliki fondasi kuat dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta yang telah matang di kompetisi elite Eropa.

Kehadiran sejumlah pemain yang rutin tampil di Liga Champions menjadi salah satu modal penting bagi Oranje dalam mengarungi turnamen.

Pertandingan ini juga menghadirkan ulangan pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2010. Saat itu Belanda menang tipis 1-0 melalui gol Wesley Sneijder dalam laga fase grup sebelum melangkah hingga partai final.

Selain menjadi perebutan tiga poin pertama, hasil laga berpotensi menentukan arah persaingan di Grup F yang juga dihuni Swedia dan Tunisia.

Kemenangan akan memberikan keuntungan besar bagi salah satu tim untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur sejak awal turnamen.

Di atas kertas, Belanda sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kualitas individu yang dimiliki.

Namun, Jepang telah berulang kali menunjukkan kemampuan mereka memberikan kejutan ketika menghadapi tim-tim besar, sehingga duel di Dallas diperkirakan berlangsung ketat sejak menit pertama. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.