Puasa Sebentar Lagi, Ratusan Bunda Ojol Terima Bantuan dari Gubernur Khofifah dan Baznas Jatim
Selasa, 17 Feb 2026, 14:47 WIBSURABAYA â Pemerintah Provinsi Jawa Timur Jatim dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim menggelar acara Tarhib Ramadan bertajuk "Marhaban Yaa Ramadhan" di Hall Islamic Center Surabaya, Selasa (17/2).
Dalam acara menyambut bulan suci tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyalurkan santunan kepada ribuan warga, termasuk ratusan pengemudi ojek online (ojol) perempuan.
Dalam sambutannya, Khofifah memberikan apresiasi khusus kepada para muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) yang menjadi pilar utama berjalannya program Baznas.
"Terima kasih para Muzakki. Ini menjadi penting karena Baznas nggak bisa jalan kalau tidak ada Muzakki-nya. Juga terima kasih para Mustahik. Ada Muzakki, tidak ada Mustahiq, mau disalurkan ke mana? Oleh karena itu, Muzakki dan Mustahik menjadi bagian penting di dalam proses menerima dan mentasarufkan," ujar Khofifah dalam sambutannya.
Mantan menteri sosial tersebut juga memberikan motivasi khusus kepada para pengemudi ojek online perempuan yang harus tetap mencari nafkah di tengah ibadah puasa nanti. Ia mendoakan agar para perempuan tangguh tersebut diberikan kekuatan fisik dan batin.
"Yang Bunda Ojol mudah-mudahan kuat puasanya. Saya tahu panjenengan berat kalau kemudian harus membawa penumpang pagi, siang, sampai sore. Kecuali menjelang Maghrib, semangat. Mudah-mudahan diparingi kekuatan, bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyu'," tambah Khofifah.
Sementara itu, Ketua Baznas Jatim, KH. Ali Maschan Moesa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari tradisi masyarakat Jawa Timur dalam menyambut bulan suci, yang dikenal dengan istilah megengan.
"Ya, Marhaban ya Ramadan. Coro Jawa Timur âMegenganâ. Murih sugeng golek slamet. Itu inspirasinya Nabi kalau ketekan (kedatangan) Ramadan harus senang, tapi harus dibuktikan dengan sedekah," jelas Ali Maschan saat ditemui di sela-sela acara.
Ali Maschan merinci bahwa dalam acara tersebut, Baznas Jatim memberikan santunan kepada 850 Bunda Ojol berupa paket sembako dan uang tunai sebesar 200.000. Selain itu, sebanyak 455 ibu-ibu dari jemaah pengajian Qolbun Salim juga menerima paket sembako.
Lebih lanjut, Ali Maschan memaparkan bahwa Baznas Jatim saat ini tengah menggencarkan lima program unggulan untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Program tersebut meliputi bantuan pendidikan bagi keluarga non-sarjana sebesar 2 juta rupiah per semester, bedah rumah tidak layak huni senilai 20 juta rupiah, serta santunan seumur hidup sebesar 600.000 per bulan bagi lansia sebatang kara.
Selain itu, terdapat pula program bantuan modal usaha berupa gerobak, serta bantuan pelunasan utang bagi warga yang terjerat rentenir atau "bank titil".
"Moto kita itu tadi: 'Terima kasih muzakki, terima kasih mustahik, ya opo kata Ibu (Gubernur), wong cilik iso ngguyu'," tegasnya.
Terkait target pengumpulan zakat, Ali Maschan optimis dapat mencapai target yang ditetapkan pusat. Ia menyebutkan bahwa target pengumpulan zakat untuk Jawa Timur pada tahun 2026 adalah sebesar 52 miliar rupiah, di mana saat ini telah terkumpul sebanyak 47 miliar rupiah.
"Saya optimis bulan Ramadan ini target tersebut akan tercapai dan tertutup karena banyak orang dermawan dan zakat dari para pejabat," pungkasnya.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Ikuti FGD Reformulasi Gerilya Udara Hadapi Perang Berlarut
-
Khofifah dan Sherly Bahas Strategi Tekan Biaya Logistik Bahan Pokok
-
Rupiah Keok, Dolar AS Tembus Rp16.829, Cek Penyebabnya di Sini
-
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember
-
Phoenix Suns Tumbangkan Orlando Magic dengan Skor 113-110
-
Maxwell Antusias Persija Kembali ke Jakarta International Stadium
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.