Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Perkuat Strategi Diplomasi Energi Bersih Nasional

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Perkuat Strategi Diplomasi Energi Bersih Nasional Doc: Synergy Policies
Ket. Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia-Pasifik dan Afrika BSKLN Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela (berdiri) berbicara dalam dialog yang diselenggarakan oleh Synergy Policies dan BSKLN Kemlu RI dengan dukungan dari ViriyaENB, Jumat (13/2/2026).

JAKARTA - Indonesia menegaskan strategi baru diplomasi energi bersih dengan memperkuat penguasaan dan transfer teknologi, mendorong nilai tambah bagi inovasi nasional, dan memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi.

Menurut keterangan tertulis, Sabtu, pesan itu mengemuka dalam dialog yang diselenggarakan Synergy Policies dan Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dengan dukungan dari ViriyaENB pada Jumat (13/2).

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia-Pasifik dan Afrika BKSLN Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menegaskan bahwa diplomasi energi akan menjadi salah satu pilar utama posisi Indonesia di tengah dinamika global saat ini.

“Ke depan, ukuran keberhasilan kerja sama bukan lagi sekadar angka investasi. Yang menentukan adalah apakah kemitraan itu memperkuat industri nasional, meningkatkan penguasaan teknologi, dan menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis yang diperhitungkan, bukan hanya sebagai pasar,” ujarnya.

Strategi tersebut juga penting dalam memperkuat peran Indonesia di antara negara-negara Global South yang sedang berupaya memastikan transisi energi tidak menciptakan ketergantungan baru.

Sementara itu, Executive Director Synergy Policies Dinna Prapto Raharja mengatakan bahwa Indonesia perlu memperkuat daya tawarnya untuk mencapai target net zero emissions karena target tersebut tidak dapat dicapai dengan pola kemitraan biasa.

“Diplomasi energi perlu diposisikan sebagai instrumen strategis untuk mendukung transformasi industri nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing,” kata Dinna.

Dinna, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Diplomasi Energi Bersih di Synergy Policies, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pencapaian target energi bersih Indonesia adalah bagaimana strategi nasional itu dilaksanakan.

“Negara mana pun yang dipilih harus berjalan dalam kerangka jangka panjang yang konsisten, bertahap, dan berorientasi pada penguatan kapasitas nasional,” tegasnya.

Synergy Policies mendampingi Kemlu RI sejak pertengahan 2025 untuk mengidentifikasi jalan keluar dari masalah energi yang meliputi ketahanan energi, keterjangkauan, dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus merumuskan model kemitraan yang mampu mengakselerasi akuisisi teknologi hijau.

Synergy Policies mengatakan bahwa China, sebagai produsen teknologi energi bersih terbesar di dunia, dipilih sebagai mitra awal refleksi strategis, khususnya dalam tenaga surya dan rantai pasok industri hijau.

Namun, menurut mereka, pendekatan tersebut bukan berarti eksklusif, tetapi bersifat terbuka bagi negara lain sesuai strategi jangka panjang Indonesia.

Synergy Policies mengatakan bahwa forum dialog tersebut merumuskan sejumlah elemen strategis dalam membangun kemitraan energi bersih yang transformatif, seperti peningkatan standar produk dan layanan energi bersih, model riset, pengembangan, dan inovasi teknologi bersama, serta pendekatan kebijakan industri hijau yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Elemen lainnya adalah pendekatan people-to-peoplebusiness-to-business, hingga government-to-government, keterlibatan berbagai pihak secara komprehensif, hilirisasi mineral kritis dan optimalisasi nilai tambah, dan penguatan kolaborasi negara-negara Global South.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.