BPBD Bogor Tangani Longsor di Desa Tugu Selatan Puncak, 12 KK Mengungsi
Minggu, 15 Feb 2026, 20:02 WIBKABUPATEN BOGOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menangani kejadian tanah longsor di kawasan Puncak, tepatnya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, yang menyebabkan 12 kepala keluarga (KK) atau 40 jiwa mengungsi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani di Bogor, Minggu (15/2), mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dengan durasi cukup lama.
âAkibat hujan deras, aliran drainase meluap sehingga tembok penahan tanah (TPT) jebol dan memicu longsor. Material tanah dan luapan air masuk ke rumah warga,â ujar Adam.
Longsor terjadi di Kampung Bina Taruna RT 001/005, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua. Laporan pertama diterima BPBD pada pukul 17.15 WIB dari aparat desa setempat, dan tim TRC BPBD langsung bergerak ke lokasi pada pukul 17.30 WIB untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan hasil kaji cepat, tercatat tiga unit rumah mengalami rusak sedang atas nama Agung (2 KK/8 jiwa), Asep (2 KK/6 jiwa), dan Adit (1 KK/4 jiwa). Selain itu, enam rumah terdampak luapan air lintasan tanpa mengalami kerusakan bangunan.
Satu unit rumah lainnya milik Ridwan (1 KK/4 jiwa) dilaporkan dalam kondisi terancam. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sebanyak 12 KK atau 40 jiwa sementara mengungsi ke rumah kontrakan di alamat yang sama guna menghindari potensi longsor susulan. âUntuk saat ini situasi belum sepenuhnya kondusif dan evakuasi material longsoran akan dilanjutkan esok hari,â kata Adam.
Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Tagana Dinas Sosial, aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Cisarua, Satpol PP, Destana Tugu Selatan, relawan komunikasi serta masyarakat setempat turut terlibat dalam penanganan di lapangan.
BPBD juga telah mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak, sementara kebutuhan dasar yang diperlukan antara lain logistik tanggap darurat dan terpal. Logistik bantuan telah disalurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Saat ini, aliran air sementara dialihkan oleh tim gabungan bersama warga guna memudahkan proses pembersihan material longsoran. Penanganan lanjutan akan dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar lokasi kejadian. Ant
- Tanah Longsor
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
AS Terus Desak Isu Rudal Dibahas Saat Pembicaraan Baru dengan Iran di Jenewa
-
Perempuan di Dunia Digital: Kesempatan Sama untuk Semua
-
LG Dorong Edukasi Cuci Higienis di Musim Hujan Lewat Inovasi Mesin Cuci AI
-
Antisipasi Kebakaran, BPBD Tangerang Imbau Warga Cek Instalasi Listrik secara Berkala
-
Tanah Longsor di Dramaga sebabkan Satu Warga Meninggal
-
Wilayah Udara Qatar, Bahrain, dan Kuwait Ditutup, Apa yang Harus Dilakukan Pelancong yang Terjebak?
-
Percantik Kota di Malam Hari, Pemkab Barito Utara Tata Ulang Lampu Muara Teweh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.