Tanah Longsor di Dramaga sebabkan Satu Warga Meninggal
Kamis, 07 Mei 2026, 16:38 WIBBOGOR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mencatat bencana tanah longsor di Kecamatan Dramaga, menyebabkan satu warga meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Cibinong, Rabu, menjelaskan, korban bernama Bidong (60), anggota Linmas Desa Petir yang tertimbun longsor saat menebang pohon bambu di area tebing Kampung Cibeureum Jiung RT 01/09, Desa Petir, Kecamatan Dramaga.
Adam mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB pada Selasa (5/5) ketika korban bersama warga tengah melakukan aktivitas penebangan bambu di sekitar tebing.
âTanah tebingan tersebut mengalami longsor dengan diameter panjang sekitar 30 meter, tinggi 30 meter, dan lebar enam meter,â kata Adam.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan melompat. Namun material longsoran bergerak cepat hingga menyeret dan menimbun korban.
BPBD bersama tim SAR gabungan langsung melakukan proses pencarian dan evakuasi setelah menerima laporan dari aparat desa sekitar pukul 13.45 WIB.
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan terdiri atas TRC BPBD Kabupaten Bogor, SAR Brimob Polri, Disdamkar Kabupaten Bogor, TNI-Polri, aparat desa, relawan gabungan, Linmas, hingga warga setempat.
Korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.25 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka.
Mengetahui peristiwa tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
âAtas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu tokoh masyarakat sekaligus anggota Linmas Desa Petir yang menjadi korban dalam peristiwa tanah longsor,â ujar Rudy.
Rudy juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah tingginya intensitas hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.
âKami mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, khususnya di wilayah rawan longsor, agar mengutamakan keselamatan dengan menjauhi area yang berpotensi bahaya,â katanya.
Ia turut mengapresiasi gotong royong aparat wilayah dan masyarakat dalam proses penanganan bencana dan evakuasi korban.
- Tanah Longsor
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Antisipasi Kebakaran, BPBD Tangerang Imbau Warga Cek Instalasi Listrik secara Berkala
-
Program MBG Diperluas, 900 SPPG Segera Beroperasi di Wilayah 3T
-
AS Terus Desak Isu Rudal Dibahas Saat Pembicaraan Baru dengan Iran di Jenewa
-
Percantik Kota di Malam Hari, Pemkab Barito Utara Tata Ulang Lampu Muara Teweh
-
Wilayah Udara Qatar, Bahrain, dan Kuwait Ditutup, Apa yang Harus Dilakukan Pelancong yang Terjebak?
-
Perempuan di Dunia Digital: Kesempatan Sama untuk Semua
-
LG Dorong Edukasi Cuci Higienis di Musim Hujan Lewat Inovasi Mesin Cuci AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.