Sambut Ramadan, Pemkot Pariaman Gelar Pesantren Ramadan bagi Pelajar
📅 Jumat, 13 Feb 2026, 22:05 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), mempersiapkan Program Pesantren Ramadhan untuk siswa SD dan SMP di daerah itu guna menyambut bulan suci umat Islam itu serta memperkuat karakter Islami generasi muda sejak dini.
"Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki'akhlakul karimah (karakter mulia yang terpuji)," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Pariaman Hertati Taher di Pariaman, Jumat.
Ia mengatakan Pesantren Ramadhan merupakan salah satu wadah bagi generasi muda di Pariaman untuk memperdalam ilmu agama dan mempraktikkannya langsung dalam ibadah harian.
Oleh karena itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pariaman, lanjutnya, Pemkot Pariaman kembali melaksanakan kegiatan tersebut, yang pada tahun ini diselenggarakan dari 23 Februari sampai dengan 13 Maret 2026.
Pesantren Ramadhan untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 untuk SD serta siswa SMP kelas 7, 8, dan 9 tersebut akan dipusatkan di sekolah-sekolah dan sebagian di masjid atau mushala di lingkungan sekolah guna menciptakan suasana yang khidmat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kegiatan tahunan ini dirancang untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan aktivitas yang positif, sekaligus memperkuat karakter religius generasi muda sejak dini," katanya.
Pemkot Pariaman, lanjutnya, juga akan membekali para siswa dengan buku agenda Ramadhan guna memantau aktivitas ibadah siswa.
Ia menyampaikan saat Pesantren Ramadhan juga akan dilaksanakan Nuzul Quran di masing-masing satuan pendidikan per kecamatan. Pada acara tersebut, lanjutnya, juga dilaksanakan aksi berbagi antar-siswa serta mengumpulkan infak dari guru dan peserta didik yang telah dikumpulkan selama satu tahun untuk siswa yang kurang mampu dalam menghadapi Idul Fitri.
Ia mengatakan Pemkot Pariaman memberikan kelonggaran bagi siswa yang harus pulang kampung atau berada di luar kota selama Ramadhan sehingga tidak bisa mengikuti Pesantren Ramadhan.
Bagi siswa yang harus pulang kampung atau bepergian ke luar daerah selama Ramadhan, lanjutnya, maka dapat mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan di wilayah saat mereka berada.
Siswa tersebut, lanjutnya, juga diminta untuk membawa dan mengisi buku agenda serta meminta tanda tangan atau stempel dari pengurus masjid di tempat mereka beribadah sebagai bukti pelaksanaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!