Gagal Juara Lewat Drama Adu Penalti, Hector Souto: Sulit Maafkan Diri Sendiri, Indonesia Harusnya Menang

Rabu, 11 Feb 2026, 07:15 WIB

JAKARTA -

Pelatih Tim Nasional Futsal Indonesia, Hector Souto, tak mampu menyembunyikan rasa pedih dan penyesalan mendalam meski baru saja mencatatkan sejarah besar di kancah Asia.

Ket. Foto: Pemain Timnas futsal Indonesia Samuel Eko (kedua kiri) bersama rekannya Firman Adriansyah (kanan), Syauqi Saud (kedua kanan) dan pelatih Hector Souto (kiri) menangis usai kalah dari Timnas futsal Iran saat pertandingan final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). — Sumber: ANTARA/Bayu Pratama

Melalui unggahan emosional di akun media sosial resminya, Selasa (10/2), pelatih asal Spanyol tersebut mengaku masih dihantui oleh drama final Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu lalu.

Meski publik membanjiri skuad Garuda dengan pujian, Souto justru merasa sulit memaafkan dirinya sendiri setelah kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat gol menit akhir Iran yang memaksa laga ke babak adu penalti.

"Masih terasa sakit," kata Souto membuka caption di unggahan Instagram resminya itu, Selasa.

Di laga final itu, Indonesia dikejutkan dengan gol cepat Iran. Namun, pasukan Garuda bangkit untuk membalikkan keadaan menjadi 3-1, sebelum kemudian disamakan menjadi 3-3. Pada waktu normal, Indonesia kembali unggul 4-3, namun Iran menyamakannya lagi menjadi 4-4.

Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu, dengan Indonesia mencetak gol yang hampir menyegel kemenangan mereka dengan skor 5-4 pada dua menit sebelum waktu usai.

Sayangnya, gol itu kembali disamakan oleh Iran menjadi 5-5 saat tambahan waktu menyisakan satu menit. Skor imbang itu dilanjutkan ke adu penalti dan di babak ini Indonesia kalah dengan skor 4-5.

"Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas," kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Meski publik sudah sangat bangga dengan perjuangan Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, Souto merasa masih ada yang janggal di dalam hatinya karena Indonesia seharusnya dapat memenangkan turnamen tersebut.

"Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya," ucap Souto.

Kekalahan dari Iran menutup perjuangan bersejarah Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, setelah pencapaian pada tahun ini menjadi yang terbaik mereka selama mengikuti ajang ini sejak debut pada 2002.

Pada akhirnya, momentum ini ingin dimanfaatkan Souto untuk terus menaikkan level futsal Indonesia, dengan target terbesar adalah bermain di Piala Dunia Futsal 2028.

"Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian,"

"Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya," tutup pelatih 44 tahun kelahiran Chantada, Spanyol tersebut.

  • timnas futsal indonesia
  • piala asia futsal 2026
  • hector souto
  • indonesia vs iran

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.