Gagal Juara Lewat Drama Adu Penalti, Hector Souto: Sulit Maafkan Diri Sendiri, Indonesia Harusnya Menang
Rabu, 11 Feb 2026, 07:15 WIBJAKARTA -
Pelatih Tim Nasional Futsal Indonesia, Hector Souto, tak mampu menyembunyikan rasa pedih dan penyesalan mendalam meski baru saja mencatatkan sejarah besar di kancah Asia.
Melalui unggahan emosional di akun media sosial resminya, Selasa (10/2), pelatih asal Spanyol tersebut mengaku masih dihantui oleh drama final Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu lalu.
Meski publik membanjiri skuad Garuda dengan pujian, Souto justru merasa sulit memaafkan dirinya sendiri setelah kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat gol menit akhir Iran yang memaksa laga ke babak adu penalti.
"Masih terasa sakit," kata Souto membuka caption di unggahan Instagram resminya itu, Selasa.
Di laga final itu, Indonesia dikejutkan dengan gol cepat Iran. Namun, pasukan Garuda bangkit untuk membalikkan keadaan menjadi 3-1, sebelum kemudian disamakan menjadi 3-3. Pada waktu normal, Indonesia kembali unggul 4-3, namun Iran menyamakannya lagi menjadi 4-4.
Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu, dengan Indonesia mencetak gol yang hampir menyegel kemenangan mereka dengan skor 5-4 pada dua menit sebelum waktu usai.
Sayangnya, gol itu kembali disamakan oleh Iran menjadi 5-5 saat tambahan waktu menyisakan satu menit. Skor imbang itu dilanjutkan ke adu penalti dan di babak ini Indonesia kalah dengan skor 4-5.
"Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas," kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski publik sudah sangat bangga dengan perjuangan Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, Souto merasa masih ada yang janggal di dalam hatinya karena Indonesia seharusnya dapat memenangkan turnamen tersebut.
"Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya," ucap Souto.
Kekalahan dari Iran menutup perjuangan bersejarah Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, setelah pencapaian pada tahun ini menjadi yang terbaik mereka selama mengikuti ajang ini sejak debut pada 2002.
Pada akhirnya, momentum ini ingin dimanfaatkan Souto untuk terus menaikkan level futsal Indonesia, dengan target terbesar adalah bermain di Piala Dunia Futsal 2028.
"Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian,"
"Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya," tutup pelatih 44 tahun kelahiran Chantada, Spanyol tersebut.
- timnas futsal indonesia
- piala asia futsal 2026
- hector souto
- indonesia vs iran
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Melangkah ke Final Setelah Kalahkan Jepang 5-3
-
Inspeksi Penampungan Hewan Kurban di Jakbar Menjelang Idul Adha
-
Sejarah Tercipta Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Mudik awal menghindari penumpukan penumpang
-
Temuan Sidak di Pool Green Bekasi Didalami di Kantor Pusat
-
Inilah Delapan Tim yang Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026
-
Pemprov Maluku Perluas Akses Internet Sekolah-Puskesmas di Wilayah 3T
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.