Hampir 7 Juta Orang Hidup dengan HIV, Kawasan Asia-Pasifik Terbentur Efisiensi Dana Global

Minggu, 21 Jun 2026, 23:23 WIB

MANILA - Kantor Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Pasifik Barat pada Jumat memperingatkan bahwa gangguan dalam pendanaan global dapat melemahkan upaya untuk mengekang penyebaran HIV di Asia dan Pasifik, yang merupakan rumah bagi epidemi HIV terbesar kedua di dunia.

Badan regional WHO tersebut mengatakan sekitar 7 juta orang di kawasan itu hidup dengan HIV, dengan sekitar 280.000 infeksi baru dan 120.000 kematian terkait AIDS tercatat setiap tahun.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/ANOEK DE GROOT

Negara-negara termasuk Fiji, Filipina, dan Papua Nugini sedang mengalami beberapa epidemi HIV dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Badan tersebut mengatakan lanskap pendanaan telah berubah secara drastis, karena bantuan pembangunan global menurun tajam dan dukungan internasional untuk HIV terus berkurang.

Sekitar 76 persen pengeluaran untuk pencegahan HIV di kawasan tersebut masih berasal dari sumber eksternal, sehingga layanan penjangkauan dan layanan yang dipimpin komunitas bagi populasi kunci menjadi rentan seiring menurunnya dukungan internasional.

Badan tersebut mendorong pemerintah untuk mengambil tanggung jawab dalam menggantikan pendanaan eksternal, mengintegrasikan HIV ke dalam cakupan kesehatan universal dan layanan kesehatan primer, memperkuat sistem dan data nasional, mengatasi hambatan sosial terhadap layanan, serta mempercepat akses terhadap inovasi. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.