Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Jepang Sanae Takaichi Raih Kemenangan Telak Pemilu

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PM Jepang Sanae Takaichi Raih Kemenangan Telak Pemilu Doc: istimewa
Ket. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi

TOKYO – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Senin (9/2), mencetak kemenangan pemilu bersejarah yang mengukuhkannya sebagai pemimpin terkuat Jepang di era pascaperang. Hasil ini memberi mandat besar bagi pemerintahannya, namun juga memicu kekhawatiran pasar atas arah kebijakan fiskal ke depan.

Dikutip dari The Straits Times, Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin Takaichi meraih kemenangan terbesar bagi satu partai dalam pemilu legislatif Jepang pascaperang. Berdasarkan data penyiar publik NHK, LDP mengamankan 316 kursi di DPR Jepang yang beranggotakan 465 kursi, sementara total koalisi pemerintah meraih 352 kursi, jauh melampaui mayoritas tipis sebelumnya sebanyak 233 kursi.

Capaian tersebut memberikan LDP mayoritas super dua pertiga, yang akan mempermudah pemerintah meloloskan undang-undang strategis, termasuk membuka kembali wacana amendemen konstitusi. Kemenangan ini menjadi pembalikan tajam setelah LDP sempat kehilangan kendali parlemen hanya tujuh bulan lalu.

Takaichi sebelumnya mempertaruhkan jabatannya dalam pemilu kilat ini dengan janji mundur jika gagal meraih mayoritas. Taruhan tersebut terbayar, sekaligus memperkuat posisinya untuk mendorong agenda belanja besar dan mengambil sikap lebih tegas di panggung internasional, termasuk dalam hubungan dengan China terkait dukungan Jepang terhadap Taiwan.

Pasar keuangan bereaksi cepat terhadap hasil pemilu. Yen sempat melemah sebelum diperdagangkan di kisaran 157,25 per dollar AS, sementara pasar obligasi diperkirakan melemah dan saham-saham menguat seiring ekspektasi peningkatan belanja pemerintah. Investor sebelumnya telah mengantisipasi kemenangan telak LDP dengan membeli saham Jepang serta menjual yen dan obligasi.

Perhatian pelaku pasar tertuju pada rencana kebijakan fiskal Takaichi, terutama wacana penangguhan pajak penjualan atas pangan. Baik LDP maupun oposisi utama, Centrist Reform Alliance (CRA), mendukung pemangkasan pajak pangan untuk meredam tekanan biaya hidup. Namun, LDP mengusulkan kebijakan sementara, sementara CRA menginginkan kebijakan permanen.

Takaichi menyatakan ingin menangguhkan pajak pangan selama dua tahun tanpa menerbitkan obligasi baru, sesuai manifesto kampanyenya, meski mengakui masih diperlukan pembahasan lintas partai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.