Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup Jelang Ramadan dan Idul Fitri

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup Jelang Ramadan dan Idul Fitri Doc: antara
Ket. Inflasi Pangan - Harga Sapi Diawasi Ketat

JAKARTA — Pemerintah memperketat pengawasan harga sapi hidup setelah adanya laporan di lapangan yang mengindikasikan penjualan di atas harga acuan maksimal yang ditetapkan pemerintah di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH). Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Keamanan Pangan (Satgas Saber Pangan) yang melibatkan Kementan, Badan Pangan Nasional, Polri, dan dinas terkait melakukan sidak di RPH Bekasi dan Jakarta pada 8 Februari dan menemukan indikasi overfaktur harga sapi hidup di tingkat RPH, dengan harga mencapai 56.500 rupiah per kilogram (kg) bobot hidup.

Karenanya, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) langsung memanggil pimpinan feedloter dan RPH untuk rapat stabilisasi guna menekan potensi pelanggaran harga.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Agung Suganda menegaskan pemerintah memperketat disiplin harga di seluruh rantai pasok sapi untuk menjaga stabilitas harga daging menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, setelah penelusuran menunjukkan harga 56.500 rupiah per kg bobot hidup bukan berasal dari feedloter, yang menjual sesuai ketentuan 55.000–55.500 rupiah per kg, melainkan dari tingkat distributor. “Harga di RPH harus tetap mengacu pada batas 56.000 rupiah per kg agar harga daging di pasar tidak melampaui harga acuan konsumen,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/2).

Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), Djoni Liano menegaskan pelaku usaha tetap berkomitmen mengikuti kebijakan harga pemerintah, dengan memastikan seluruh anggota mematuhi ketentuan harga sapi di RPH sebesar 56.000 rupiah per kg bobot hidup dan segera mengomunikasikan ketentuan tersebut kepada seluruh pelanggan agar disiplin harga terjaga hingga ke tingkat distributor.

Sementara itu dari pengelola RPH, Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya, Irwan Nusyirwan menegaskan komitmen menjaga disiplin harga melalui pengawasan ketat dan koordinasi dengan asosiasi, bahkan siap memutus kerja sama dengan pemotong yang melanggar ketentuan dengan dukungan kepolisian, sementara Satgas Pangan Polri menyatakan kesiapan penuh mengawal langkah stabilisasi pemerintah demi memastikan harga daging sapi tetap sesuai aturan.

Irwan menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga disiplin harga melalui pengawasan ketat dan koordinasi dengan asosiasi, bahkan siap memutus kerja sama dengan pemotong yang melanggar ketentuan dengan dukungan kepolisian, sementara Satgas Pangan Polri menyatakan kesiapan penuh mengawal langkah stabilisasi pemerintah demi memastikan harga daging sapi tetap sesuai aturan.

Bagi masyarakat, hasil rapat ini memberi kepastian bahwa harga daging sapi tetap berada dalam kendali pemerintah. Disiplin di tingkat feedlot, distributor, hingga RPH diharapkan mencegah kenaikan yang bisa membebani pembeli. Negara hadir memastikan aturan dipatuhi, sementara asosiasi dan aparat ikut mengawal pelaksanaannya di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.