- Home
-
- Luar Negeri
-
- Krisis Air Lumpuhkan Gaza,...
Krisis Air Lumpuhkan Gaza, Ancaman Kesehatan Meningkat
Selasa, 10 Feb 2026, 16:57 WIBJENEWA - Meskipun pasokan air utama dari Israel ke Jalur Gaza telah dibuka kembali baru-baru ini, Gaza City masih terus menghadapi kekurangan air yang parah, menurut badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (9/2).
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa para mitranya di sektor air, kebersihan, dan sanitasi melaporkan masih terjadinya kekurangan air minum dan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, bahkan setelah jalur pasokan Mekorot dari Israel dibuka kembali.
Hanya 6.000 meter kubik air yang menjangkau ke masyarakat setiap hari di kota tersebut, dengan kehilangan volume air yang signifikan di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
"Untuk mengatasi kekurangan ini, kami bersama para mitra telah meningkatkan produksi air dan menyalurkan pengiriman melalui truk dari sumur-sumur air tanah dan instalasi desalinasi sektor swasta," papar OCHA.
"Sejak akhir bulan lalu, para mitra kami telah mendistribusikan lebih dari 100.000 jeriken air, 700.000 lebih batang sabun, dan lebih dari 25.000 paket kebersihan, 400 lebih jamban untuk rumah tangga, serta 250 paket obat kutu di seluruh Gaza," ujar OCHA. Ant/Xinhua
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Demutualisasi BEI Dimulai, OJK Pasang Rem Kepemilikan Saham Maksimal 5 Persen
-
Peluang Ekspor Menganga, UMKM RI Ditantang Taklukkan Pasar Kanada
-
Bukan Sekadar Hobi, Lomba Lari Jalanan Kini Jadi Mesin Ekonomi Baru dan Angkat Industri Olahraga Tanah Air
-
Festival Bahari Pulau Seribu angkat Kearifan Lokal jadi Potensi Ekonomi
-
Jangan Cuma Olahraga, Ternyata Rahasia Jantung Sehat Ada di Organ Sel Ini
-
Wali Kota: Warga Kini Bisa Manfaatkan Layanan Paspor di CFD Bogor
-
Bebas UKT Hingga Gratis Biaya Wisuda, Undana Selamatkan Masa Depan Mahasiswa Korban Gempa Flores
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.