Ditengah Revitalisasi Terminal Penumpang, Operasional BIM Tetap Berjalan Normal
Minggu, 21 Jun 2026, 15:00 WIBPADANG PANJANG - Saat ini PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) saat ini tengah menjalankan program beautifikasi dan revitalisasi terminal penumpang pesawat, walaupun demikian operasional bandara tetap berjalan normal.Â
General Manager Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono memastikan seluruh tahapan beautifikasi dikelola secara ketat sehingga tidak mengganggu operasional penerbangan maupun kenyamanan penumpang. Selain itu area kerja fisik disekat dengan rapi, dan pengerjaan berat dilakukan pada saat low hour (jam sepi penerbangan) atau malam hari.
Â
"Pihak manajemen menginformasikan bahwa terdapat sedikit perubahan alur serta pengerjaan di beberapa titik yang mungkin dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama masa beautifikasi yang tahap awal direncanakan rampung pada awal Kuartal III/2026 dan secara keseluruhan pada Kuartal IV/2026," kata Dody disela-sela Kegiatan Airport Visit 2026 di BIM, akhir pekan lalu.
Ia juga menambahkan bahwa setelah beautifikasi, Bandara Internasional Minangkabau hadir dengan wajah lebih segar untuk siap menyambut pertumbuhan arus wisatawan dan mendukung kemajuan sektor ekonomi serta pariwisata di Sumatra Barat secara berkelanjutan.

Menurut Dody program beautifikasi ini sebagai komitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi setiap penumpang pesawat termasuk wisatawan yang berkunjung ke Ranah Minang. Pihaknya ingin Bandara Internasional Minangkabau tidak hanya tempat naik dan turun dari pesawat saja, tetapi juga menjadi etalase budaya yang ramah, modern, dan membanggakan bagi masyarakat Sumatra Barat.
"Pengalaman itu diwujudkan melalui unsur visial (sight) dengan menampilkan budaya Minangkabau, unsur sentuhan (touch) melalui penggunaan pakaian adat pada setiap event, unsur suara (sound) dengan penampilan live musik daerah di terminal, unsur cita rasa (taste) dengan tenant yang menyajikan kuliner Sumatra Barat dan desain tenant berkonsep Rumah Gadang, serta unsur aroma (smell) dengan penggunaan wewangian khusus di area terminal," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
APBN Defisit, Sinyal Tekanan Fiskal di Semester II-2025
-
Perekrutan Siswa Sekolah Rakyat Sasar Keluarga Paling Tak Mampu
-
Operasi Kapal JHUB Dikontrol, Nelayan Lokal Tetap Prioritas
-
Bandara Internasional Minangkabau Dipercantik, Ini Empat Fokus Utamanya
-
Pertamina Pelopor Produk Energi Rendah Karbon di Kawasan Regional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.