- Home
-
- Megapolitan
-
- Bukan Cuma Blok M, Ini Daf...
Bukan Cuma Blok M, Ini Daftar Kawasan TOD Jakarta yang Disiapkan hingga 2029
Senin, 09 Feb 2026, 14:40 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pengembangan sejumlah kawasan Transit Oriented Development (TOD) di berbagai titik Ibu Kota hingga 2029. Blok M Hub dijadikan contoh awal pengembangan kawasan terintegrasi berbasis transportasi publik dan aktivitas perkotaan.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga menyebut pengembangan TOD telah masuk dalam rencana detail tata ruang Jakarta. Kawasan TOD dirancang tersebar merata sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di setiap wilayah kota.
Selain Blok M, kawasan TOD yang saat ini tengah dikembangkan antara lain Lebak Bulus, Fatmawati, Dukuh Atas, Bundaran HI, dan Harmoni. Kawasan Kota Tua juga masuk dalam agenda pengembangan dengan target penyelesaian pada 2029.
"Harapannya TOD tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi menyebar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah Jakarta," ujar Nirwono.
- Blok M
Blok M Hub dikembangkan sebagai TOD percontohan yang memadukan transportasi massal, ruang publik, dan kegiatan ekonomi. Kawasan ini saat ini berfungsi sebagai area transisi sebelum masuk ke tahap pengembangan skala besar.
Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat menilai Blok M menjadi referensi utama bagi pengembangan TOD di titik lain. Model kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan swasta, diterapkan untuk menghidupkan kawasan secara berkelanjutan.
- Lebak Bulus
Lebak Bulus disiapkan sebagai simpul park and ride untuk menampung arus kendaraan dari arah selatan dan barat Jakarta. Kapasitas parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat direncanakan meningkat signifikan.
Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi gerbang utama pengguna transportasi massal dari wilayah penyangga menuju pusat kota. Pengembangan Lebak Bulus akan dilakukan bertahap mengikuti kebutuhan mobilitas.
- Fatmawati
Di Fatmawati, MRT Jakarta membangun akses keluar stasiun serta jalur pedestrian yang terhubung dengan area komersial. Pengoperasian tahap awal ditargetkan mulai 2027.
Penataan kawasan difokuskan pada kenyamanan pejalan kaki dan penguatan aktivitas ekonomi sekitar stasiun. Fatmawati diposisikan sebagai titik TOD strategis di Jakarta Selatan.
- Dukuh Atas
Dukuh Atas dikembangkan sebagai transport hub antarmoda di pusat kota. MRT Jakarta juga membangun pedestrian deck untuk memperkuat konektivitas antar-layanan.
Kawasan ini menghubungkan MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta. Dukuh Atas diproyeksikan menjadi salah satu TOD tersibuk dengan mobilitas harian tertinggi.
- Cawang Hub
Untuk wilayah timur, Pemprov DKI menyiapkan Cawang Hub yang terintegrasi dengan layanan Transjakarta. Kawasan ini dirancang sebagai simpul transportasi sekaligus pusat aktivitas ekonomi baru.
Cawang Hub diharapkan menekan penggunaan kendaraan pribadi dari Jakarta Timur menuju pusat kota. Efisiensi perjalanan menjadi target utama pengembangan kawasan ini.
- Pasar Baru
Kawasan Pasar Baru masuk tahap persiapan pengembangan TOD di pusat Jakarta. Area ini diproyeksikan menggabungkan fungsi perdagangan, ekonomi, dan pariwisata.
Pendekatan TOD diarahkan untuk menghidupkan kembali kawasan perdagangan lama dengan mobilitas berkelanjutan. Transportasi publik menjadi tulang punggung pergerakan kawasan.
- Kota Tua
Kota Tua ditargetkan menjadi TOD wilayah utara dengan penyelesaian pengembangan pada 2029. Kawasan ini disiapkan lebih ramah pejalan kaki dan terintegrasi transportasi massal.
Pengembangan TOD Kota Tua juga diarahkan memperkuat sektor pariwisata sejarah dan ekonomi kreatif. Aktivitas kawasan diharapkan tumbuh tanpa mengorbankan nilai heritage.
Ketua Bidang Komunikasi Sosial Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menilai TOD merupakan kebutuhan di tengah kepadatan dan tingginya mobilitas warga. TOD disebut sebagai solusi jangka panjang penataan kota.
"TOD adalah sistem yang sudah tidak bisa dihindari dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan kota yang nyaman bagi warganya," ujar Chico.
Pemprov DKI menargetkan seluruh pengembangan TOD berjalan bertahap dalam lima tahun ke depan. Keberhasilan Blok M Hub diharapkan menjadi acuan bagi kawasan TOD lainnya.
- Transit-oriented development
- TOD
- Fasilitas Publik
- Fasilitas Umum
- Pemprov DKI Jakarta
- Tata Kota
- Konsep TOD
- Transportasi dan TOD
- Blok M Hub
- Transit Oriented Development
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.