Penyaluran Bantuan Logistik untuk Korban Angin Puting Beliung di Probolinggo
Minggu, 08 Feb 2026, 22:05 WIBProbolinggo - Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menyalurkan bantuan logistik kepada korban yang terdampak angin puting beliung di Desa Phosangit Leres, Minggu.
"Begitu menerima laporan kejadian, kami langsung menurunkan TRC PB BPBD untuk melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak angin puting beliung," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief.
Menurutnya penyaluran bantuan logistik itu merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana.
"Penyaluran bantuan itu juga melibatkan lintas sektor guna memastikan bantuan tepat sasaran dan proses penanganan berjalan optimal," tuturnya.
BPBD bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, pihak kecamatan, pemerintah desa serta unsur TNI melalui Babinsa agar penanganan pascabencana bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Bantuan tersebut disalurkan sebagai tindak lanjut atas bencana angin puting beliung yang terjadi di dua dusun yakni Dusun Beringin dan Dusun Kukun, keduanya berada di Desa Phosangit Leres pada Sabtu (7/2) sore.
Bantuan yang diberikan meliputi 22 box paket peralatan makan, 24 lembar terpal, 22 buah selimut serta 22 box hygiene kit. Seluruh bantuan diangkut menggunakan satu unit mobil pikap milik BPBD Kabupaten Probolinggo.
Berdasarkan data BPBD Probolinggo, kerusakan terjadi pada rumah warga di Dusun Bringin dan Dusun Kukun. Di Dusun Bringin, satu rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara beberapa lainnya rusak sedang dan ringan. Sedangkan di Dusun Kukun tercatat sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan.
Selain rumah warga yang rusak, angin puting beliung menyebabkan fasilitas umum berupa mushalla Sirojulfalah dan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Phosangit Leres juga terdampak.
Oemar juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi beberapa haru ke depan, agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi angin kencang dan hujan lebat serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di wilayahnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kabupaten Ciamis Mencabut Status Darurat Bencana
-
ILO dan Pemerintah Kota Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Perkuat UMKM dan Dukung Program Kota Parfum
-
Moneter Bukan Obat Segalanya, Krisis Rupiah Butuh Langkah Lebih Besar
-
Pemkot Banjarmasin Mematangkan Konsep Program Kawasan Peradaban
-
Puncak Bogor Ditata Besar-besaran, Pemerintah Prioritaskan Destinasi Wisata Nasional
-
DPKP Kalsel Perkuat Pengendalian Hama untuk Jaga Produksi Padi
-
Kementan Siapkan Jurus Jitu Lawan Kemarau 2026: Petani Tak Perlu Panik, Pompanisasi dan Pupuk Aman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.