Kabupaten Ciamis Mencabut Status Darurat Bencana
Minggu, 03 Mei 2026, 08:02 WIBCIAMIS â Melihat kondisi yang dinilai semakin kondusif, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyampaikan status Siaga Bencana Hidrometeorologi di Ciamis dari Oktober 2025 sudah selesai, hanya sampai 30 April 2026, yang selanjutnya bersiap melakukan penanganan bencana kemarau.
"Selesai, tapi sepertinya diperpanjang cuma belum ada rilis resmi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Sabtu.
Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menerbitkan surat keputusan penetapan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem, dampak musim penghujan mulai Oktober 2025 sampai akhir April 2026.
Selama penetapan status itu, kata dia, jajaran BPBD maupun instansi lainnya diinstruksikan untuk siap siaga melakukan penanganan dengan cepat dan tepat apabila terjadi bencana alam.
Meski saat ini status siaga bencana sudah berakhir, kata dia, namun kondisi cuaca di wilayah Ciamis masih terjadi hujan sehingga kemungkinan akan ada perpanjangan status tersebut. "Masih ekstrem, tapi nanti menunggu pernyataan pusat, ya," kata Ani.
Ia menyampaikan selama masih turun hujan pada awal Mei 2026 masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam untuk selalu waspada dan menghindari daerah rawan tersebut.
"Iya diimbau selalu waspada saat turun hujan," katanya.
BPBD Ciamis mencatat selama ditetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sejak awal Januari sampai April 2026 tercatat ada 301 kejadian bencana alam.
Selama periode itu tercatat bencana alam tanah longsor sebanyak 125 kejadian, kemudian 20 kejadian banjir, dan 156 kejadian cuaca ekstrem.
Dampak dari bencana itu, kata dia, satu orang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor, kemudian satu luka-luka, dan menderita dampak bencana alam sebanyak 3.018 jiwa atau 1.011 Kepala Keluarga (KK), selanjutnya warga yang mengungsi sebanyak 311 jiwa atau 53 KK.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Senin (13/10) Ada Lima Pelayanan, Cek Lokasinya
-
Dana Desa Lebih Banyak ke KDMP, Desa Didorong Jadi Mesin Ekonomi Lokal
-
DPRD DKI: Raperda Pangan Solusi Harga Murah dan Stok Melimpah
-
Ancaman Golden Triangle Meluas, BNN Soroti Dampaknya bagi RI dan Singapura
-
Pemantauan Hilal di Ibu Kota Nusantara
-
Berburu kerang remis di Pantai cacalan
-
Masuk Hari Kedua, Tim SAR Perluas Upaya Pencarian Dzikri Maulana yang Hilang di Gunung Ijen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.