Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Ada Ampun! Satgas Saber Awasi Ketat Keamanan Pangan Nasional

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tak Ada Ampun! Satgas Saber Awasi Ketat Keamanan Pangan Nasional Doc: antara
Ket. Pengendalian Inflasi - Satgas Saber Awasi Ketat Keamanan Pangan

JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan di seluruh wilayah Indonesia. Satgas ini bertugas mengawasi langsung berbagai komoditas pangan strategis di lapangan guna memastikan stabilitas harga, mutu, dan keamanan pangan bagi masyarakat.

Pengawasan tersebut mencakup penegakan pelaksanaan regulasi Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), dan Harga Acuan Penjualan (HAP), sekaligus memastikan mutu serta keamanan pangan yang beredar di pasar.

Selain aspek harga, keamanan pangan khususnya pangan segar, menjadi perhatian utama. Satgas Saber Pangan memastikan seluruh pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi dan terbebas dari cemaran biologis, kimia, maupun fisik, seperti residu pestisida berlebih, boraks, serta zat kimia berbahaya lainnya.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan Satgas Saber Pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin keamanan pangan bagi masyarakat. “Jadi tim Saber ini juga berfungsi untuk memantau yang pertama adalah harga, yang kedua keamanan pangan. Di mana pangan itu harus bebas dari unsur-unsur pestisida, unsur-unsur borak, unsur-unsur kimia dan lain daripada Badan Pangan adalah pangan segar,” ujar Deputi Ketut di Jakarta, Rabu (4/2).

Dia menambahkan pengawasan juga dilakukan secara ketat terhadap mutu produk pangan, termasuk kesesuaian antara klaim pada label kemasan dengan kualitas produk yang sesungguhnya. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, tindakan tegas akan diambil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Termasuk juga mutu, tatkala mereka mengatakan itu beras premium misalkan, maka setelah kita cek, harus mutunya sesuai dengan mutu yang ditetapkan itu mutu premium. Tatkala tidak sesuai maka kita akan lakukan tindakan-tindakan, sesuai dengan aturan yang berlaku,” imbuh Ketut.

Permintaan Meningkat

Pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Ramadan dan Idulfitri, maupun saat terjadi peningkatan permintaan pangan, intensitas pengawasan Satgas Saber Pangan akan ditingkatkan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik spekulasi harga dan penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Karenanya, Ketut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri

Adapun Satgas Saber Pangan dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 4 Tahun 2026 dan berjenjang dari tingkat pusat hingga kabupaten/ kota. Satgas ini melibatkan aparat penegak hukum guna memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan efektivitas pengawasan di seluruh wilayah.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan pemerintah kini memperketat pengawasan pangan dengan membentuk Satgas bersama Polres di seluruh Indonesia selama dua bulan untuk memantau harga dan langsung menindak produsen yang melanggar HET. Pemerintah tidak lagi sebatas memberi imbauan, tetapi siap mencabut izin usaha hingga melarang impor bagi pelaku yang menaikkan harga secara sepihak, seperti kasus produsen minyak goreng di Surabaya dan Jawa Tengah.

“Pendekatan kali ini fokus menyasar produsen di hulu, bukan pengecer atau UMKM, guna menekan lonjakan harga sekaligus menjaga keadilan bagi pelaku usaha kecil,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.