BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat, Padamkan Karhutla

Selasa, 03 Feb 2026, 16:26 WIB

Meulaboh -- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah ini, sebagai salah satu upaya untuk melakukan bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini sudah mencapai 57,7 hektare.

“Alhamdulillah, sebagian besar wilayah Aceh Barat sudah mulai hujan. Kita berharap operasi modifikasi cuaca ini dapat membantu memadamkan karhutla,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi pada Selasa.

Ket. Foto: Petugas bersiap melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kabupaten Aceh Barat melalui pesawat udara di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Hingga Selasa (3/2) sore luas kebakaran lahan di Aceh Barat sudah mencapai 58 Hektare lebih. — Sumber: ANTARA/HO-BNPB

Pada Rabu (28/1) pekan lalu Pemkab Aceh Barat bersama ASN dan masyarakat juga telah menggelar ibadah Shalat Istisqa sebagai ikhtiar untuk bermohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT) agar menurunkan hujan, karena sampai saat ini peristiwa kebakaran lahan telah menyebabkan kabut asap yang mengganggu masyarakat dan pernapasan warga.

Selain itu, kata dia, dampak dari bencana kebakaran lahan yang telah terjadi hampir sepekan belakangan ini, juga telah mengakibatkan adanya kabut asap tebal dan mengancam gangguan kesehatan masyarakat di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya.

Pihaknya berterima kasih kepada BNPB yang telah membantu upaya pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat, melalui operasi modifikasi cuaca melalui jalur udara dengan menabur garam.

Langkah ini juga sebagai upaya pemerintah dalam mengatasi karhutla di Kabupaten Aceh Barat yang meluas dan saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman api.

Sebelumnya Pemkab Aceh Barat resmi membentuk komando tanggap darurat bencana karhutla melalui Keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 86 Tahun 2026, sebagai upaya mencegah semakin meluasnya kebakaran lahan di daerah setempat yang saat ini telah mencapai 57,7 hektare.

Bupati Tarmizi mengatakan dengan semakin meluasnya kebakaran lahan di daerah ini, perlu dilakukan penanganan yang cepat, tepat sasaran, dan efektif, guna mengantisipasi dampak bencana karhurla semakin meluas.

Dia menyebutkan komando tanggap darurat bencana kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat bertugas untuk merencanakan operasi penanganan darurat bencana karhutla dan mengajukan permintaan kebutuhan bantuan.

Tim ini juga bertugas untuk melaksanakan dan mengkoordinasikan pengerahan sumber daya untuk penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan secara cepat, tepat, efisien dan efektif..

Tim ini juga dibentuk untuk melaksanakan pengumpulan informasi dan menyebarluaskan informasi mengenai kejadian bencana dan penanganannya kepada media massa dan masyarakat luas.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.