- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov Terus Mempercepat ...
Pemprov Terus Mempercepat Belanja
Kamis, 23 Jul 2026, 01:05 WIBJAKARTA â Belanja daerah akan terus dipercepat agar manfaatnya juga segera dirasakan warga Jakarta. âPemprov Jakarta memanfaatkan pendapatan daerah mempercepat pembangunan, supaya dampaknya segera dirasakan warwga,â tandas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Rabu.
Dia menuturkan hal ini berkaitan dengan laporan realisasi pendapatan daerah sebesar untuk triwulan dua mencapai 29,29 triliun. Ini sama dengan 41 persen dari target 71,45 triliun.Â
Pramono Anung, menyampaikan kinerja APBD hingga Triwulan II tersebut menopang keberlanjutan program pembangunan dan pelayanan publik di tengah ketidakpastian ekonomi global dan nasional.
âAPBD harus menjadi instrumen yang mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata, memperkuat pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta,â ujar Pramono dalam konferensi pers Jakarta Budget Talks di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (22/7).
Selain pendapatan dan belanja daerah, penerimaan pembiayaan telah terealisasi 5,82 triliun atau 58,92 persen dari target. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan mencapai 574,9 miliar atau 8,17 persen dari pagu. Percepatan pelaksanaan program juga terlihat dari 118.161 paket pengadaan yang telah diselesaikan hingga akhir Triwulan II. Paket yang masih berproses terus dipantau dan dipercepat agar pembangunan berjalan tepat waktu.
Kinerja fiskal tersebut didukung perekonomian Jakarta yang tumbuh positif. Pada Triwulan I, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen secara tahunan (year on year/yoy). Hal ini ditopang konsumsi masyarakat, aktivitas dunia usaha, dan optimisme pelaku ekonomi. Perdagangan menjadi sektor dengan kontribusi terbesar, diikuti jasa keuangan dan industri pengolahan.
Kepercayaan konsumen juga tetap tinggi. Indeks Keyakinan Konsumen pada bulan Juni berada di level 144,4. Sedangkan penjualan riil meningkat 8,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mobilitas masyarakat melalui transportasi publik turut menunjukkan peningkatan. Pada Triwulan II, jumlah pengguna transportasi umum mencapai 230,8 juta penumpang atau tumbuh 9,70 persen secara tahunan.
âPertumbuhan ekonomi harus dirasakan masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat konektivitas melalui transportasi publik,â ujarnya.Dia juga menghadirkan berbagai kegiatan yang menggerakkan ekonomi, sekaligus menjaga stabilitas harga agar daya beli masyarakat tetap terpelihara.
Stabilitas daya beli ditopang inflasi Jakarta yang terkendali. Pada bulan Juni, inflasi tercatat 2,78 persen secara tahunan. Ini lebih rendah dari angka nasional dan masih berada dalam rentang sasaran nasional. Kondisi tersebut didukung kebijakan untuk menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi publik secara konsisten.
Tujuan Investasi
Jakarta juga mempertahankan posisinya sebagai tujuan investasi terbesar di Indonesia. Realisasi investasi semester I mencapai 173,6 triliun. Data ini memperlihatkan tumbuh 23,30 persen dari periode sama tahun lalu.
Nilai tersebut berkontribusi 17,20 persen terhadap total investasi nasional. Pemprov Jakarta terus memperbaiki iklim usaha melalui pendampingan pelaku usaha, fasilitasi peluang investasi baru, serta pengembangan investasi hijau. Salah satu proyek yang terus dipercepat adalah Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya mengatasi persoalan sampah sekaligus mengembangkan infrastruktur perkotaan yang lebih berkelanjutan. Pemprov Jakarta juga memperkuat kualitas tenaga kerja untuk memastikan pertumbuhan ekonomi diikuti perluasan kesempatan kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka bulan Februari turun menjadi 6,03 persen.
Penurunan tersebut didukung Program Padat Karya, magang bagi lulusan SMA sederajat, pelatihan reguler, serta layanan pelatihan bergerak melalui Mobile Training Unit. âKami ingin memastikan pembangunan Jakarta berlangsung secara inklusif. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan terbukanya lapangan kerja, meningkatnya kualitas layanan publik, dan terjaganya kesejahteraan seluruh warga,â tegas Pramono.
Selain memperluas kesempatan kerja di dalam negeri, Pemprov Jakarta melanjutkan program penyiapan dan penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Program kerja sama penempatan tenaga kerja ke luar negeri seperti ke Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan Arab Saudi akan terus dilanjutkan. Itulah upaya mempersiapkan tenaga kerja Jakarta agar mampu bersaing di tingkat internasional.
- kinerja daerah
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.