- Home
-
- Megapolitan
-
- Modifikasi Cuaca Jadi Tump...
Modifikasi Cuaca Jadi Tumpuan Terakhir Atasi Banjir Jakarta
Rabu, 14 Jan 2026, 01:10 WIBJAKARTA â Sepanjang Senin (12/1) dan Selasa (13/1) Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir yang tak kunjung surut. Klaim banjir cepat surut tak menyata di lapangan. Untuk mengatasi banjir, tumpuan terakhir adalah modifikasi cuaca.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mencegah bencana hidrometeorologi atau cuaca ekstrem di Jakarta.
Kemarin, BNPB telah melaksanakan OMC. âLangkah OMC dilakukan sampai dengan empat hari ke depan,â kata Isnawa, Selasa. Menurutnya, OMC dilakukan untuk mengurangi bencana hidrometeorologi di Jakarta karena dua hari terakhir banjir melumpuhkan Jakarta.
Dia menyatakan OMC kali ini dilakukan oleh BNPB terlebih dahulu sebelum nantinya dilanjutkan BPBD Jakarta. Ini terutama setelah adanya prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). âSelanjutnya, BPBD Jakarta bisa melanjutkan, tentunya juga dengan hasil prediksi BMKG,â ujar Isnawa.
Menurutnya, BPBD Jakarta mencatat banjir di sebagian besar wilayah Jakarta selama hari Senin dan Selasa. Banjir tak kunjung surut, termasuk jalur menuju Bandara Soekarno Hatta. Cuaca ekstrem membuat 109 penerbangan dialihkan dari Soekarno Hatta dan puluhan penerbangan harus ditunda, pada hari Senin (12/1).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyebutkan, genangan merendam 63 RT dan 45 ruas jalan.
Mengungsi
Sementara itu, Yohan menambahkan, di Jakarta Utara masih ada 822 warga yang mengungsi sejak Senin (12/1). Mereka adalah warga Kecamatan Cilincing dan Tanjung Priok. BPBD Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan bekerja sama Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk menyedot air di setiap genangan.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, BPBD telah menyalurkan berbagai jenis bantuan logistik senilai 575 juta. Logistik juga berasal dari Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, kepolisian, relawan, serta lembaga kemanusiaan. âSeluruh bantuan telah diserahterimakan secara resmi kepada kelurahan, RT setempat dan warga terdampak,â jelas Yohan.
Sedangkan banjir itu sendiri untuk Jakarta Utara masih merendam enam Rukun Tetangga (RT) hingga Selasa kemarin. RT itu berada di Kelurahan Cilincing dan Tanjung Priok dengan ketinggian air 35 sentimeter.
Arah Bandara
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menuturkan, genangan air masih terjadi di ruas Tol arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada hari Selasa yang mengakibatkan arus lalu lintas dari dan menuju bandara tersendat. âPengaturan arus lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng lanjut ramp Rawa Bokor terjadi genangan air sekitar 10-15 cm,â kata Kasat Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Akibat genangan tersebut, arus kendaraan dari arah Bandara Soetta menuju Jakarta maupun sebaliknya mengalami perlambatan. âSituasi arus lalu lintas dari arah Soetta menuju ke Jakarta dan sebaliknya, tersendat karena genangan air,â ujar Dhanar. Dia juga melaporkan kondisi genangan antara lain di Km 31.4A dan Keluaran Rawa Bokor. Ruas ini masih dapat dilintasi kendaraan, termasuk sedan, namun melambat,â ungkap Dhanar.
Pemkot Jakarta Barat menerjunkan 300 personel gabungan untuk menangani pascabanjir. âGelar pasukan ini kita lakukan untuk penanganan pascabanjir. Beberapa titik memang sudah surut, tapi masih banyak sisa sampah dan lumpur. Makanya pasukan gabungan diturunkan untuk pembersihan,â kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Dia pun memastikan kesiapan sarana dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan pascabanjir tersebut. âSemua sarana, SDM, di posko maupun lapangan selalu siaga,â ujar Iin. Lebih lanjut, dia menyampaikan, para korban banjir yang kini diungsikan sudah mendapat penanganan, salah satunya di wilayah Kamal, Kalideres. âWarga, khususnya kelompok rentan kita amankan terlebih dahulu,â tutur Iin.
Pemkot Jaksel kerja bakti meminimalkan genangan di permukiman. Wali Kota Jaksel, Muhammad Anwar, saat meninjau kerja bakti serentak di wilayah Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Selasa, menyatakan, pada hari Senin terjadi hujan selama satu hari dengan curah hujan tinggi.
âMaka, ini kita bekerja untuk memastikan aliran alir lancer,â jelasnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca di Jambi
-
Gunung Tidar Minta Wadal para Peziarah
-
Cuaca Ekstrem, Dinpar DIY Tingkatkan Koordinasi Mitigasi untuk Jaga Keamanan Wisatawan
-
Modifikasi Cuaca Belum Berdampak, Jakarta Masih Banjir
-
Modifikasi Cuaca di Jakarta Masih Berlanjut untuk Menghadapi Cuaca Ekstrem
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco: Arbeloa Jalani Malam Eropa Pertama di Bernabeu
-
2,4 Ton Bahan Semai untuk Modifikasi Cuaca di Hari Keenam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.