Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arab Saudi Tegaskan Dukungan Solusi Damai di Tengah Ketegangan AS-Iran

📅 Senin, 02 Feb 2026, 16:03 WIB | Oleh:
Arab Saudi Tegaskan Dukungan Solusi Damai di Tengah Ketegangan AS-Iran Doc: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Ket. Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan) berbincang dengan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan di Riyadh, Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Istanbul (ANTARA) - Seorang pejabat tinggi Saudi, Minggu (1/2), membantah laporan media AS tentang adanya desakan Arab Saudi kepada Washington untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran, dengan mengatakan Riyadh masih mendukung upaya untuk mencapai solusi damai atas konflik antara kedua negara.

Dalam komentar yang dimuat oleh surat kabar Al-Sharq Al-Awsat milik Saudi, pejabat tersebut menyebut laporan media Amerika Serikat (AS) tentang perubahan sikap kerajaan mengenai kemungkinan serangan AS terhadap Tehran sebagai "tidak benar."

"Arab Saudi mendukung upaya untuk menemukan solusi damai atas semua isu yang diperselisihkan antara AS dan Iran melalui dialog dan cara diplomatik," kata sumber yang tidak disebutkan namanya itu.

Dia menekankan penolakan kerajaan untuk menggunakan wilayah udaranya untuk tindakan militer apa pun terhadap Iran.

Portal berita AS, Axios, sebelumnya mengeklaim bahwa Riyadh telah mendesak Washington untuk menyerang Tehran, memperingatkan bahwa kegagalan untuk menyerang dapat memperkuat rezim Iran.

Pada Selasa (27/1), Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, melalui suatu panggilan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menegaskan kembali dukungan kerajaan dalam upaya yang bertujuan menyelesaikan perselisihan melalui dialog untuk memastikan stabilitas regional.

Pada Rabu (28/1), Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah unggahan media sosial bahwa sebuah armada besar sedang menuju Iran, sambil mendesak Tehran untuk segera memulai negosiasi.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi tentang kemungkinan serangan militer AS, yang menyebabkan reaksi keras dari para pejabat Iran serta aktivitas diplomatik yang sibuk di kawasan tersebut.

Juni 2025, Israel, dengan dukungan AS, melancarkan perang 12 hari melawan Iran, yang memicu serangan balasan berupa drone dan rudal dari Tehran sebelum Washington mengumumkan gencatan senjata. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.