Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan: Tak Ada Toleransi Penjualan Pangan di Atas Harga Eceran Tertinggi

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 19:45 WIB | Oleh:
Mentan: Tak Ada Toleransi Penjualan Pangan di Atas Harga Eceran Tertinggi Doc: Biro Humas Kementan
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada toleransi penjualan pangan di atas HET. Penegasan disampaikan saat inspeksi mendadak di Pasar Tagog, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/1).

Dalam sidak tersebut, mayoritas harga komoditas pangan strategis ditemukan masih berada di bawah HET. Harga telur, daging ayam, dan daging sapi tercatat masih sesuai ketentuan pemerintah.

Harga telur ayam ras tercatat Rp28.000 per kilogram saat inspeksi berlangsung. Daging ayam dijual Rp30.000–Rp37.000 per kilogram, sementara daging sapi Rp125.000 per kilogram.

“Alhamdulillah, hasil sidak hari ini menunjukkan rata-rata harga telur, daging ayam, dan daging sapi masih di bawah HET. Ini menandakan distribusi dan pasokan berjalan baik,” ucap Mentan Amran.

Mentan menyebut kondisi tersebut menandakan distribusi dan pasokan pangan berjalan baik. Ia menilai stabilitas harga terjaga melalui pengawasan dan koordinasi lintas sektor. Namun Mentan menemukan pedagang minyak goreng menjual harga di atas HET. Minyak goreng dijual Rp18.000 per liter, melebihi HET Rp15.700 per liter.

Mentan menegaskan pelanggaran harga tidak lagi ditoleransi dan akan ditindak tegas. Kasus tersebut langsung dilaporkan dan diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

Ia meminta aparat menelusuri rantai distribusi dari hulu hingga hilir. Langkah ini dilakukan untuk melindungi daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Saya minta aparat langsung melakukan pelacakan dari hulu ke hilir. Siapa yang memberi keputusan harga, harus ditelusuri. Ini bentuk komitmen kami melindungi daya beli masyarakat,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.