Menkeu Purbaya Tegaskan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik dari Barang Selundupan
📅 Kamis, 29 Jan 2026, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kemenkeu
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu dalam menjaga pasar domestik dari masuknya barang selundupan yang berpotensi merusak daya saing industri dalam negeri.
Menurutnya, saat melantik pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (28/1/2026), pertumbuhan permintaan domestik tidak akan optimal jika pasar dalam negeri dibanjiri barang ilegal.
Purbaya mengatakan barang selundupan menciptakan persaingan yang tidak adil karena berasal dari perusahaan luar negeri yang beroperasi secara ilegal.
"Kalau domestic demand dikuasai barang selundupan, perusahaan dalam negeri tidak punya ruang untuk bersaing secara fair," tegasnya.
Maka dari itu, Purbaya menyebut Bea Cukai berada di lini terdepan dalam menjaga pertumbuhan pasar domestik. Ia menilai pengawasan yang lemah akan berdampak langsung pada penerimaan negara, baik dari sisi cukai maupun pajak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau kita tidak bisa jaga pasar, cukai turun, pajak turun, saya rugi, kita semua dirugikan," kata Purbaya.
Ia juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran 5 persen saat ini masih dinilai stabil, namun belum cukup untuk menyerap tambahan tenaga kerja usia produktif.
Untuk itu, ekonomi perlu didorong tumbuh lebih cepat melalui pengamanan pasar domestik dan optimalisasi penerimaan negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Bendahara Negara mengungkapkan bahwa penerimaan negara pada 2025 belum mencapai target, sementara belanja negara harus terus berjalan untuk menopang program prioritas pemerintah.
Kondisi tersebut membuat ruang fiskal kian terbatas dan harus dikelola secara hati-hati.
Lebih lanjut, dalam pidatonya Purbaya menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap kinerja pejabat DJBC.
Ia mengingatkan agar tidak ada lagi kompromi terhadap pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan pengawasan di pelabuhan dan titik-titik strategis.
"Ke depan kita tidak boleh main-main lagi. Karena (pejabat) di posisi yang baru akan dimonitor dengan ketat, dan kalau ada hal yang mengecewakan. Saya akan atur ulang lagi," ujarnya.
Dirinya meminta seluruh jajaran bekerja lebih keras untuk memastikan pengumpulan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai berjalan optimal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!