Pegula Jumpa Rybakina di Semifinal Australia Open

Rabu, 28 Jan 2026, 12:11 WIB

MELBOURNE, AUSTRALIA — Jessica Pegula memastikan langkah ke semifinal Australia Open usai tampil dominan dalam duel sesama petenis Amerika Serikat melawan Amanda Anisimova, Rabu (28/1). Unggulan keenam itu menang 6-2, 7-6(7/1) dan berhak menantang Elena Rybakina pada laga empat besar.

Pegula tampil rapi dan efektif menghadapi Anisimova yang sarat kesalahan. Anisimova, unggulan keempat, mencatat 44 unforced error, hampir dua kali lipat dari Pegula yang hanya membuat 21 kesalahan sendiri. Kekalahan ini memupus ambisi Anisimova untuk menembus final Grand Slam ketiganya secara beruntun.

Ket. Foto: Jessica Pegula — Sumber: AFP

Sepanjang turnamen di Melbourne, Pegula belum kehilangan satu set pun. Pada usia 31 tahun, ia kian mendekat ke gelar Grand Slam pertamanya. Pencapaian terdekat Pegula sebelumnya adalah menjadi runner-up US Open 2024 setelah kalah dari Aryna Sabalenka di partai puncak.

Semifinal lain di Melbourne Park akan mempertemukan petenis nomor satu dunia Sabalenka dengan unggulan ke-12 asal Ukraina, Elina Svitolina.

“Rasanya luar biasa,” ujar Pegula mengenai pencapaian semifinal Australia Open pertamanya, setelah pada babak sebelumnya menyingkirkan juara bertahan Madison Keys. “Saya merasa momen ini memang akan datang. Saya bermain sangat baik di sini dan menyukai kondisi lapangan.”

Pegula mengakui sempat mengantisipasi perlawanan Anisimova pada set kedua. “Saya tahu dia akan menaikkan level permainan di set kedua, jadi saya bilang ke diri sendiri untuk tetap fokus menjaga servis,” katanya. Ia juga menyinggung kondisi berangin yang memengaruhi strategi permainan. “Saat tertinggal, dia bermain seperti tidak ada yang perlu hilang.”

Rekor pertemuan pun memihak Pegula. Dari tiga duel sebelumnya, ia selalu keluar sebagai pemenang atas Anisimova yang lebih muda.

Di Rod Laver Arena, Pegula langsung tancap gas. Ia mematahkan servis Anisimova tanpa balas dan unggul cepat 40-0 pada gim servisnya sendiri. Meski Anisimova sempat meraih poin pertamanya, Pegula tetap memegang kendali untuk memimpin 2-0 dan kembali menekan lawannya.

Anisimova, yang menikmati terobosan besar sepanjang 2025 hingga menjelma kekuatan baru tenis putri, sempat bertahan dengan gigih. Namun kelegaan itu tak bertahan lama. Pegula menyapu tiga gim berikutnya untuk unggul 5-1 dalam tempo kurang dari 20 menit.

Tanda frustrasi mulai terlihat dari Anisimova, finalis Wimbledon dan US Open musim lalu, yang meluapkan emosi dengan memukul sol sepatunya menggunakan raket. Servis Pegula menjadi senjata utama; set pertama pun diamankan dalam 30 menit, ditutup dengan ace keenamnya.

Set kedua berlangsung lebih ketat dengan kedua pemain saling menjaga servis. Namun Anisimova, 24 tahun, kian tertekan seiring bertambahnya unforced error. Ia sempat menutup wajah dengan tangan ketika kuarterfinal nyaris lepas dari genggaman.

Anisimova sempat bangkit dengan mematahkan servis Pegula yang sebelumnya dominan, tetapi langsung kehilangan momentum setelah kembali ter-break akibat double fault keempatnya. Tiga double fault tambahan menyusul, sebelum kedua pemain saling mematahkan servis dan memaksa tiebreak.

Di momen penentuan, Pegula melaju kencang. Ia unggul jauh di tiebreak, sementara emosi Anisimova kembali memuncak, menandai akhir perjalanan sang unggulan keempat di Melbourne.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.