IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Ikut Euforia Asia
Selasa, 27 Jan 2026, 17:38 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring pergerakan positif bursa saham kawasan Asia yang didorong oleh membaiknya sentimen global.
Penguatan tersebut mencerminkan respons pelaku pasar terhadap optimisme pemulihan ekonomi regional serta ekspektasi kebijakan moneter yang lebih terukur.
Aliran beli investor asing dan penguatan saham-saham berkapitalisasi besar turut menjadi penopang pergerakan IHSG.
Meski demikian, pasar tetap mencermati dinamika eksternal, terutama arah suku bunga global dan perkembangan geopolitik, yang masih berpotensi memengaruhi volatilitas dalam jangka pendek.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/1) sore, ditutup menguat 4,90 atau 0,05 persen ke posisi 8.980,23 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12.
âIHSG menguat, meskipun adanya kekhawatiran terhadap independensi bank sentral,â ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.
Dari dalam negeri, Nico menyebut para legislator secara bulat menyetujui keponakan Presiden Prabowo, Thomas Djiwandono, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), dengan mengesampingkan dua bankir karier, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi pengaruh politik terhadap kebijakan moneter.
Dari mancanegara, pelaku pasar bersiap menantikan keputusan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed dalam pertemuan FOMC pada 27-28 Januari 2026, yang diperkirakan akan menahan tingkat suku bunga acuannya.
Namun demikian, Nico menyebut pertemuan tersebut dibayangi oleh kekhawatiran tentang independensi The Fed dan spekulasi bahwa Presiden AS Donald Trump berpotensi mengumumkan ketua The Fed baru pada pekan ini.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang naik sebesar 2,14 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik 1,72 persen dan 1,59 persen.
Sedangkan, enam sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 3,45 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor keuangan yang turun 1,43 persen dan 0,47 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LAJU, INAI, GTSI, AGII, dan TAYS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni RMKO, KICI, INDY, JAST, dan MPPA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.322.465 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 58,95 miliar lembar saham senilai Rp27,48 triliun. Sebanyak 279 saham naik, 410 saham menurun, dan 117 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 448,20 poin atau 0,85 persen ke 53.333,50, indeks Hang Seng menguat 361,42 poin atau 1,35 persen ke 27.126,95, indeks Shanghai menguat 7,29 poin atau 0,18 persen ke 4.139,89, dan indeks Strait Times menguat 62,08 poin atau 1,28 persen ke 4.923,02.
- Ihsg hari ini
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mangrove Desa Sugian Jadi Perhatian, Warga Lombok Timur Diminta Ikut Menjaga
-
Krisis Bahan Baku Tekan Industri Makanan dan Minuman
-
Rahasia Efisiensi Armada: Bagaimana MPMRent Pertahankan Tingkat Utilisasi di Tengah Dinamika Pasar
-
Akibat Cuaca Ekstrem, Jembatan Ciwarunga Terputus sehingga Ganggu Aktivitas Warga
-
Kabar Buruk! Rodri dan Ruben Dias Tumbang, Manchester City Terancam Gagal Salip Arsenal?
-
Resmi Dilantik Gubernur Pramono, Cek Daftar Nama Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov DKI
-
Jadwal KRL Jakarta Kota–Bogor Berubah, Ini Rincian Lengkap Penyesuaian Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.