Prajurit Satgas Yonif 511/DY Bantu Warga Lowanom Bangun Kantor Gereja

Minggu, 25 Jan 2026, 15:08 WIB

WAMENA -- rajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 511/DY membantu warga Kampung Lowanom, Distrik Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, membangun kantor gereja di daerah tersebut.

Dantim 4 Satgas Pamtas Yonif 511/DY Serda Fahrizal dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan dukungan bantuan pembangunan kantor gereja sebagai wujud pengabdian TNI kepada warga di daerah penugasan.

Ket. Foto: Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Malagaineri membantu warga membangun kantor gereja di Kampung Lowanom, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. — Sumber: ANTARA/HO-Dok Satgas Yonif 511/DY

"Kegiatan ini dilaksanakan dengan bergotong-royong. Kegiatan dimulai dari memotong kayu, dan memaku satu persatu kayu dan tidak lupa juga saling berbincang-bincang dengan warga dalam proses pembangunan kantor gereja," katanya.

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan agar pembagunan kantor gereja cepat selesai dan mengingat juga sebagai wujud pengabdian TNI kepada warga harus tulus dan ikhlas.

"Bantuan yang kami berikan untuk mempercepat pembangunan kantor gereja sehingga dapat segera digunakan dalam meningkatkan koordinasi pelayanan gereja di daerah itu," ujarnya.

Dia menegaskan kehadiran TNI di daerah Papua Pegunungan bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan, tetapi terlibat dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan warga.

"Kami akan membantu secara optimal kegiatan sosial yang dilaksanakan warga di daerah penugasan supaya kedekatan TNI terus terbangun baik dengan warga," katanya.

Sementara itu,kepala suku daerah setempat memberikan apresiasi atas dukungan prajurit TNI dalam membantu pengerjaan pembangunan kantor gereja.

"Kami sangat senang atas bantuannya semoga pekerjaannya semakin cepat selesai semoga bapak TNI selalu diberikan kesehatan," ujarnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.