- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Tawarkan Aset Inve...
Jakarta Tawarkan Aset Investasi Senilai Rp22 Triliun
Rabu, 12 Agu 2026, 01:05 WIBJAKARTA â Saat ini sedikitnya terdapat 40 properti milik Pemprov Jakarta yang ditawarkan untuk proyek investasi dengan nilai Rp22 triliun lebih. Sebanyak 40 Barang Milik Daerah (BMD) tersebut ditawarkan melalui Jakarta Asset Forum & Expo (Jafex) 2026, Selasa (11/8).
âKami menyelenggarakan Jafex 2026 untuk mempertemukan potensi aset Jakarta dengan mitra strategis. Aset daerah harus dikelola secara optimal agar tidak sekadar tercatat, tetapi memberi manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,â kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat membuka forum tersebut di kawasan Jakarta Selatan, Selasa.
BMD tersebut diproyeksikan untuk dikembangkan menjadi aset produktif yang mendukung konektivitas kawasan, aktivitas ekonomi, serta peningkatan kualitas layanan dan ruang publik di Jakarta. âAda 40 BMD potensial yang dipromosikan dengan asumsi nilai investasi sekitar Rp22,37 triliun. Ini merupakan estimasi awal untuk studi kelayakan, sehingga nilai aktual masih perlu dikaji melalui studi teknis, desain, spesifikasi bangunan, dan perhitungan biaya,â jelas Pramono.
Pramono menjelaskan optimalisasi BMD menjadi salah satu instrumen Pemprov Jakarta untuk meningkatkan produktivitas aset sekaligus memperluas sumber pembiayaan pembangunan. Badan Pengelolaan Aset Daerah tahun ini menargetkan peningkatan kontribusi pendapatan dari pemanfaatan aset dari 805 miliar menjadi 1 triliun.
Aset-aset tersebut dapat dikembangkan untuk berbagai kebutuhan, seperti kawasan TOD, waterfront/riverfront, mixed-use, fasilitas olahraga dan rekreasi, ruang komersial dan kreatif, serta media luar ruang. Tujuannya menciptakan konektivitas dan peluang ekonomi sekaligus meningkatkan pelayanan publik. Menurutnya, kebutuhan pembangunan Jakarta tidak dapat sepenuhnya ditopang APBD.
Karena itu, Pemprov Jakarta terus memperluas skema pembiayaan kreatif (creative financing), kerja sama pemanfaatan aset, serta pemenuhan kewajiban pengembang untuk membiayai infrastruktur dan fasilitas publik. Pendekatan serupa telah digunakan dalam rencana pengembangan Jakarta International Cultural Hub di Kuningan melalui kerja sama dengan swasta tanpa menggunakan APBD.
âPembangunan Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Karena itu, kami mendorong creative financing dan skema kerja sama. Ini termasuk kompensasi atas pelampauan KLB guna mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik,â jelas Pramono.
Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut baik acara tersebut. âSemoga Jakarta bisa menjadi kota yang penuh dengan inovasi, kota global dunia yang menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan untuk semua,â tutur AHY. Menurutnya, sinergi pemerintah, investor, dunia usaha, lembaga keuangan dan mitra pembangunan diperlukan agar aset publik dapat dikembangkan menjadi infrastruktur maupun layanan yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
Pramono Anung Wibowo berharap penyelenggaraan Jafex dapat membuka peluang bagi pembangunan ibu kota. âMudah-mudahan penyelenggaraan Jafex 2026 ini menjadi peluang baru bagi Jakarta untuk berinovasi membangun diri, membuka ruang untuk berkolaborasi, bekerja sama dengan siapa pun selama untuk kemajuan bersama,â jelasnya. Dalam mengembangkan aset Jakarta agar lebih maju, Pramono menyatakan terdapat orientasi yang dilakukan.Diantaranya,memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Apa pun aset yang dimiliki Jakarta, tidak ada gunanya jika hanya tidur.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
KKP Gaspol! 65 Kampung Nelayan Merah Putih Dijadikan Mesin Ekonomi Baru
-
Investasi Banten 2025 capai Rp130,2 triliun
-
POCO F8 Pro dan Ultra, Ini Spesifikasi Lengkapnya, "Gahar" Banget!
-
BPBD DKI: Tas Siaga 3 Hari Diperlukan Warga untuk Masa Tanggap Darurat di Lokasi Rawan Bencana
-
Imbas Konser Musik, Dishub DKI Sesalkan Macet di Rasuna Said
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.