- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ryan Wedding Ditangkap, Ma...
Ryan Wedding Ditangkap, Mantan Atlet Olimpiade yang Jadi Gembong Narkoba Paling Dicari
Sabtu, 24 Jan 2026, 10:28 WIBRyan Wedding, mantan atlet Olimpiade yang diduga sebagai gembong narkoba, ditangkap setelah bertahun-tahun buron.
Dilaporkan BBC, mantan atlet seluncur salju Olimpiade Kanada dan terduga gembong narkoba, Ryan Wedding, telah ditangkap di Meksiko dan akan diekstradisi ke AS setelah bertahun-tahun buron, kata Direktur FBI Kash Patel.
Wedding, yang sebelumnya masuk dalam daftar Sepuluh Buronan Paling Dicari FBI, dituduh menjalankan operasi perdagangan narkoba lintas negara yang memindahkan berton-ton kokain melintasi perbatasan internasional.
Wedding (44) juga dicari atas tuduhan pembunuhan. Pejabat AS mengatakan mereka percaya Wedding tinggal di Meksiko di bawah perlindungan kartel narkoba Sinaloa.
Kepala kepolisian federal Kanada, yang membantu dalam penyelidikan, berbicara bersama Patel pada hari Jumat (23/1) untuk mengapresiasi operasi penegakan hukum tersebut.
"Tidak ada satu pun lembaga atau negara yang dapat memerangi kejahatan terorganisir transnasional sendirian," kata Mike Duheme, Komisaris Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP).
"Akhirnya kita bisa mengatakan bahwa komunitas kita, negara kita, jauh lebih aman dengan penangkapan Ryan Wedding," tambahnya.
Wedding diperkirakan akan menjalani sidang pertamanya di Los Angeles pada hari Senin (26/1).
Wedding dituduh menjalankan operasi perdagangan narkoba besar-besaran yang bertanggung jawab atas impor sekitar 60 ton kokain setiap tahunnya.
Organisasi tersebut beroperasi di seluruh Amerika Utara, serta beberapa negara di Amerika Latin dan Karibia, dan juga merupakan pemasok kokain terbesar ke Kanada, menghasilkan pendapatan sekitar $1 miliar per tahun.
Sebelum ditangkap, Wedding dituduh membunuh seorang saksi federal dalam kasus yang menimpanya. Para pejabat mengatakan dia juga telah memerintahkan pembunuhan beberapa orang lainnya.
Wedding kini menghadapi sejumlah tuduhan kejahatan berat, termasuk upaya mempengaruhi dan mengintimidasi saksi, pembunuhan, pencucian uang, dan perdagangan narkoba.
Sebelumnya, FBI telah menawarkan hadiah sebesar $15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya. Patel menolak berkomentar apakah ada yang akan mengklaim uang hadiah tersebut.
Para pejabat AS telah merilis detail terbatas mengenai bagaimana Wedding ditangkap pada Kamis malam di Mexico City.
Pejabat keamanan tertinggi Meksiko, Omar GarcÃa Harfuch, mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa Patel telah mengunjungi Mexico City pada hari Kamis, dan pergi bersama dua buronan yang masuk dalam daftar 10 Buronan Paling Dicari FBI.
Dia tidak menyebutkan nama orang-orang yang ditangkap, tetapi salah satunya adalah "warga negara Kanada yang secara sukarela menyerahkan diri" di kedutaan besar AS di Meksiko.
Associated Press, mengutip seorang anggota Kabinet Keamanan eksiko yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Wedding adalah warga Kanada yang menyerahkan diri di kedutaan besar AS.
Dalam pernyataannya di konferensi pers, Patel menyebut Wedding sebagai "Pablo Escobar modern", merujuk pada pemimpin kartel Kolombia. Para pejabat AS juga membandingkannya dengan pengedar narkoba Meksiko, JoaquÃn "El Chapo" Guzmán.
"Ketika Anda mengejar orang seperti Ryan Wedding, dibutuhkan persatuan," kata Patel, seraya berterima kasih kepada pihak berwenang Kanada dan Meksiko atas bantuan mereka dalam penyelidikan.
Patel juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyelamat Sandera FBI, yang ikut serta dalam penangkapan Wedding.
Dalam sebuah wawancara dengan Vanity Fair, Patel memuji tim tersebut, yang juga terlibat dalam penangkapan Presiden Venezuela Nicholas Maduro beberapa minggu sebelumnya.
"Ini adalah operasi yang kompleks dan berisiko tinggi tanpa ruang untuk kesalahan," kata Patel kepada majalah tersebut.
"Saya berada di lapangan bersama tim kami di Meksiko dan menyaksikan kerja sama tim yang luar biasa, ketelitian, dan kepercayaan antara agen dan mitra kami di Meksiko."
Nama samaran Wedding antara lain "El Jefe," "Giant," "Public Enemy," "James Conrad King," dan "Jesse King," menurut FBI. Ia dilaporkan telah menjalani operasi plastik untuk mengubah penampilannya saat dalam pelarian.
Para pejabat menduga, Wedding memulai bisnis kriminalnya setelah dibebaskan dari penjara federal AS pada tahun 2011, di mana ia menjalani hukuman karena distribusi kokain.
Pihak berwenang menduga dia telah memerintahkan puluhan pembunuhan di seluruh dunia, termasuk di AS, Kanada, dan Amerika Latin.
FBI telah menawarkan hadiah sebesar 15 juta dolar AS untuk penangkapan Ryan Wedding.
Para pejabat mengatakan dia hidup mewah di Meksiko. Pada bulan Desember, pihak berwenang Meksiko mengumumkan telah menyita sepeda motor bapal senilai $40 juta milik Wedding. Mereka juga menyita barang-barang berharga lainnya, termasuk lukisan mewah, karya seni, narkoba, dan dua medali emas Olimpiade.
Tidak jelas siapa pemilik medali tersebut. Wedding mewakili Kanada di Olimpiade 2002 di Salt Lake City, tetapi tidak memenangkan medali apa pun. Ia berada di peringkat ke-24 dalam cabang olahraga ski slalom paralel raksasa putra.
Pada bulan November, FBI menyita Mercedes CLK-GTR langka miliknya keluaran tahun 2002, yang nilainya diperkirakan mencapai $13 juta.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Polresta Bengkulu Mendata Korban Kapal Tenggelam di Pantai Malabero
-
Proyek Jalan Rp22,7 Miliar di Blora Sudah 50 Persen Rampung, Target Selesai Akhir 2025
-
Diburu AS dan Meksiko, Gembong Narkoba Fentanil Asal Tiongkok Ditangkap di Kuba
-
Trump Setuju untuk Mengakhiri Gelombang Deportasi di Minnesota
-
Pemerintah Targetkan Pembangunan 104 Sekolah Rakyat di 2026
-
Tingkatkan Kemampuan para Pendidik, LPTK Harus Mampu Melahirkan Guru Berkualitas
-
Jepang Lanjutkan Komitmen Pembangunan MRT Jakarta, Fokus Jalur Timur–Barat dan Kawasan Sekitar Stasiun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.