Diburu AS dan Meksiko, Gembong Narkoba Fentanil Asal Tiongkok Ditangkap di Kuba

Kamis, 23 Okt 2025, 10:13 WIB

MEXICO CITY - Kuba menangkap seorang tersangka gembong fentanil asal Tiongkok yang melarikan diri dari tahanan di Meksiko dan juga dicari oleh Amerika Serikat, kata pemerintah Meksiko, Rabu (22/10).

Pengedar narkoba Zhi Dong Zhang alias "Brother Wang" diduga bekerja sama erat dengan kartel narkoba Generasi Baru Sinaloa dan Jalisco di Meksiko, yang ditetapkan sebagai "organisasi teroris asing" oleh Washington.

Ket. Foto: Zhi Dong Zhang, diidentifikasi sebagai salah satu operator utama Kartel Sinaloa. — Sumber: El Pais

Penangkapannya dikonfirmasi oleh Sekretariat Keamanan.

Sumber keamanan mengatakan kepada AFP, belum jelas apakah tersangka akan dideportasi dari Kuba kembali ke Meksiko atau proses ekstradisi formal perlu dilakukan.

Ditahan di Meksiko pada bulan Oktober 2024, Zhi Dong Zhang dipenjara di Mexico City sambil menunggu sidang ekstradisinya ke Amerika Serikat, di mana surat perintah telah dikeluarkan untuk penangkapannya atas tuduhan pencucian uang.

Dia dijatuhi tahanan rumah, dan berhasil melarikan diri pada bulan Juli.

Zhi Dong Zhang dianggap sebagai "operator pencucian uang internasional utama," kata Menteri Keamanan Meksiko Omar Garcia Harfuch tahun lalu.

"Pengedar itu bertanggung jawab atas tindakan "membangun hubungan dengan kartel lain untuk mentransfer fentanil dari Tiongkok ke Amerika Tengah, Amerika Selatan, Eropa, dan Amerika Serikat," tambahnya.

Washington di bawah Presiden Donald Trump telah memberikan tekanan pada Meksiko dan Tiongkok untuk mengekang perdagangan narkoba, khususnya fentanil, obat penghilang rasa sakit yang kuat di balik epidemi overdosis narkoba di Amerika Serikat.

Fentanyl adalah opioid sintetis yang 50 kali lebih kuat daripada heroin dan jauh lebih mudah dan murah untuk diproduksi. 

Obat ini sebagian besar telah menggantikan heroin dan obat opioid resep seperti oksikodon sebagai penyebab overdosis di Amerika Serikat.

Pemerintahan Presiden Claudia Sheinbaum telah meningkatkan penyitaan narkoba di bawah tekanan tarif dari Trump, yang telah mengancam tindakan hukuman lebih lanjut kecuali masalah tersebut diselesaikan.

Meskipun Meksiko telah menjadi sumber utama fentanil yang dijual di Amerika Serikat, Washington semakin memfokuskan perhatiannya pada pemasok bahan prekursor yang berbasis di Tiongkok.

Dari Havana, dua sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan kepada AFP bahwa tahanan tersebut akan diekstradisi ke Meksiko, tetapi tidak menyebutkan tanggal atau memberikan rincian tentang prosesnya. 

Kuba belum mengomentari secara resmi penangkapan yang dilaporkan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Jangan Panik! Lakukan Pengecekan Ini saat Motor Anda Susah Distarter

Satu Pemain Asing Tersingkir dari Persija Jakarta. Semen Padang Uji Coba dengan Klub Singapura

Menembus Asap Karhutla Kalsel, Heli TNI AU dan Gabungan Bergerak Padamkan Api.

Kanada Siapkan Balasan Tarif Trump, Perang Dagang Makin Memanas

UMKM Jakarta Didorong “Go International”

Evaluasi Data Desil Penerima KIP, Anggota DPR Desak Pembentukan Timsus

Hemat APBN Triliunan Rupiah! Pemerintah Kebut Mega Proyek Listrik Surya 100 GWp

Bebas dari Cap Teroris AS, Suriah Bersiap Sambut Era Investasi Baru

AS Langsung Sosor Lima Sektor Utama Iran Lewat Sanksi Terberat

BPBD Tanah Bumbu Kerahkan Tim Darat Cek 3 Titik Panas Karhutla

Suara Rakyat Kanada Bulat: Ogah Lanjutkan Perundingan Ekonomi dengan AS

Imigrasi Maluku Gandeng Polres Kepulauan Aru Perketat Pengawasan WNA dan Cegah TPPO

Mau Kerja di AS? Siap-siap Biaya Visa Kerja Naik Jadi Rp1,82 Miliar

Pelatih Nil Maizar Beberkan 4 Modal Semen Padang Targetkan Juara Liga 2 2026/2027

Eufemisme, Menghaluskan Kata Tak Ubah Kenyataan, Batas Halus Sebuah Kebenaran

Langkah Nyata Singapura Dukung Keluarga, Bayi Baru Lahir Akan Dapat Bantuan 70.000 Dollar

Dharma Pertiwi Peduli, Bantuan untuk Korban Gempa NTT Disalurkan.

Jepang Dikepung Suhu Ekstrem, Terik Matahari Bakal Sengat Tokyo hingga Okinawa

Tabuh Genderang Perang Dagang, Iran Siap Pasang Badan Hadapi Gempuran Ekonomi AS

Program Berani Berdering, Bebaskan 150 Desa di Sulteng dari "Blank Spot" Internet Bantu Pelaku UMKM Perluas Pasar "e-commerce"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.