Knicks Hentikan Tren Negatif 4 Kekalahan Beruntun
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 01:12 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ist
NEW YORK – New York Knicks akhirnya memutus tren empat kekalahan beruntun dengan cara spektakuler. Bermain di Madison Square Garden, Kamis (22/1), Knicks mengalahkan rival sekota, Brooklyn Nets, dengan skor telak 120-66. Selisih 54 poin itu menjadi kemenangan terbesar sepanjang sejarah Knicks.
Jalen Brunson tampil sebagai motor permainan dengan sumbangan 20 poin. Kemenangan besar ini sekaligus melampaui rekor margin kemenangan Knicks sebelumnya, yakni 48 poin, yang tercatat pada tahun 1968, 1972, dan 1994. Hasil tersebut menjadi penegasan respons Knicks setelah periode sulit dalam beberapa laga terakhir.
Sebelum laga melawan Nets, Knicks berada dalam situasi tertekan usai menelan empat kekalahan beruntun, yang berpuncak pada kekalahan 97-114 dari Dallas Mavericks, Senin lalu. Seusai laga tersebut, pelatih Mike Brown tak menutupi rasa frustrasinya dan mengakui sempat “menegur keras” para pemainnya saat jeda pertandingan, setelah timnya kebobolan 75 poin hanya dalam satu babak.
Pesan Brown tampak sepenuhnya tersampaikan. Knicks langsung menggebrak sejak awal dengan unggul 38-20 di kuarter pertama, lalu terus melaju tanpa hambatan. Pada satu titik, keunggulan Knicks bahkan sempat mencapai 59 poin, membuat laga praktis berakhir jauh sebelum buzzer terakhir.
“Melihat kami bermain sesuai dengan kemampuan yang sebenarnya, lalu menyatukannya selama 48 menit penuh, itu sangat menyenangkan,” ujar Brown seusai pertandingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Brunson menilai kemenangan ini sebagai pijakan penting menjelang pertengahan musim. Knicks kini menempati peringkat ketiga Wilayah Timur, di bawah Detroit Pistons dan Boston Celtics. “Kami hanya perlu kembali fokus dan mengingat siapa diri kami sebenarnya. Ini langkah yang baik, tapi kami harus terus mendorong diri untuk berkembang setiap hari,” ujar Brunson.
Sementara itu dari Wilayah Barat, Shai Gilgeous-Alexander kembali mencuri perhatian. Guard Oklahoma City Thunder tersebut mencetak 40 poin saat membawa timnya, juara bertahan NBA, menang tandang 122-102 atas Milwaukee Bucks. Gilgeous-Alexander kini mencatat 115 pertandingan beruntun dengan minimal 20 poin, hanya terpaut 11 laga dari rekor legendaris Wilt Chamberlain (126 pertandingan) yang dibuat pada tahun 1961–1963.
Kemenangan tersebut membuat Thunder memperbaiki catatan menjadi 37-8 dan memimpin klasemen Wilayah Barat, unggul atas San Antonio Spurs (30-14). “Kami punya banyak pemain yang lapar dan termotivasi, tapi tidak puas hanya dengan satu gelar,” ujar Gilgeous-Alexander.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di laga lain, Detroit Pistons memperpanjang tren kemenangan menjadi empat pertandingan setelah menundukkan New Orleans Pelicans 112-104 di laga tandang. Jalen Duren menyumbang 20 poin bagi Pistons, yang tetap kokoh di puncak Wilayah Timur. Sementara itu, Boston Celtics membuntuti di posisi kedua usai menang 119-104 atas Indiana Pacers.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!