Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur: Jakarta Terapkan WFH dan Belajar Jarak Jauh Bila Ada Banjir

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 11:50 WIB | Oleh:
Gubernur: Jakarta Terapkan WFH dan Belajar Jarak Jauh Bila Ada Banjir Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, akan mengeluarkan imbauan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi pegawai dan pekerja serta menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh apabila ada indikasi banjir seperti akhir pekan lalu.

“Kalau memang akan terulang kembali dan mudah-mudahan tidak, karena kemarin ketika curah hujan di hari Sabtu-Minggu, kebetulan libur panjang sehingga tidak memerlukan Work From Home," kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1).

Tetapi kalau kemudian ada indikasi seperti itu (banjir) dan di hari biasa, dia akan memutuskan untuk dilakukan WFH.

Tak hanya bagi pekerja, Pramono mengatakan, kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi dunia pendidikan juga akan diberikan apabila situasi banjir di Jakarta dinilai cukup parah.

Kendati demikian, Pemerintah Jakarta tetap berupaya untuk mengantisipasi banjir di ibu kota. Salah satunya dengan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Tak hanya itu, Gubernur Pramono pun meminta agar seluruh pompa yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk dimaksimalkan. “Hampir sepanjang Pantai Utara Jawa hari ini juga masih kebanjiran semua. Tetapi kenapa di Jakarta bisa cepat surut? Karena memang fasilitas pompanya cukup untuk melakukan itu," kata dia.

Namun kalau curah hujannya rata-rata seperti hari Sabtu-Minggu lalu di atas 250 mm pasti akan terjadi genangan banjir di Jakarta.

Sebelumnya, Pramono menjelaskan alasan ibu kota tetap tergenang banjir meski sudah dilakukan OMC. Hal itu karena pada hari Sabtu (17/1) prakiraan curah hujan di Jakarta tidak terlalu tinggi.

Karena itu, OMC tidak dilakukan pada hari tersebut. Namun ternyata, curah hujan pada hari itu lebih tinggi dari prakiraan.

Gubernur Pramono mengatakan, curah hujan yang terjadi pada Sabtu (17/1) mencapai 260 mm hingga 280 mm. Karena itu, Gubernur Pramono pun meminta agar OMC dilakukan pada hari Minggu (18/1). Bahkan dia meminta agar dilakukan tiga kali penerbangan pada hari itu.

Apabila tak dilakukan OMC pada Minggu (18/1), Gubernur Pramono mengkhawatirkan akan lebih banyak wilayah Jakarta yang tergenang banjir.

Namun, Gubernur Pramono mengklaim, OMC yang dilakukan pada Minggu (18/1) justru meringankan wilayah di Jakarta yang terdampak banjir. ils/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.