Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian Lebak: 269 Hektare Sawah Terendam Banjir

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 15:41 WIB | Oleh:
Dinas Pertanian Lebak: 269 Hektare Sawah Terendam Banjir Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar (kiri).

LEBAK -- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten mencatat seluas 269 hektare areal persawahan di sejumlah kecamatan di daerah itu terendam banjir, akibat curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

"Dari luas 269 hektare itu di antaranya yang dinyatakan puso atau gagal panen seluas 50 hektare dan 73 hektare terancam puso," kata Kepala Distan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar saat dihubungi di Lebak, Rabu.

Kebanyakan areal persawahan yang terendam banjir tersebut usia padi rata-rata 80 hari setelah tanam dan dipastikan Februari mendatang sudah memasuki musim panen.

Kemungkinan besar banjir terus meluas, karena hingga kini curah hujan cukup tinggi, bahkan sepanjang Rabu sejak dini hari hingga siang ini masih berlangsung.

Berdasarkan data laporan Distan Kabupaten Lebak tercatat seluas 269 hektare terdampak banjir dan di antaranya 50 hektare puso serta 73 terancam puso.

Areal persawahan yang terendam banjir itu yang parah tersebar di Kecamatan Cilograng, Cibadak, Malingping, dan Wanasalam.

Bahkan, di Desa Cisangu Kecamatan Cibadak seluas 50 hektare terendam air setinggi 1,5 meter dan sudah berlangsung selama 15 hari hingga mengakibatkan batang tanaman padi mati.

"Kami memperkirakan kerugian puso itu Rp500 juta dari seluas 50 hektare dengan biaya produksi Rp10 juta per hektare," kata Rahmat.

Menurut Rahmat, pemerintah daerah menyiapkan penyaluran bantuan sarana produksi berupa benih padi dan pupuk kepada petani yang dinyatakan gagal panen.

Penyaluran bantuan sarana produksi tersebut diharapkan petani bisa melakukan percepatan tanam pada Februari mendatang.

Selain itu pihaknya juga mengantisipasi banjir dengan melibatkan petani untuk menormalisasikan saluran air, agar tidak menimbulkan luapan air ke areal persawahan jika curah hujan tinggi.

"Kami terus melakukan pemantauan dan antisipasi agar areal persawahan yang siap panen Februari 2026 bisa diselamatkan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Arsani, petani Desa Cisangu Kabupaten Lebak mengatakan dirinya memiliki lima petak sawah dengan luas 5.000 meter persegi terendam banjir selama dua pekan terakhir dan gagal panen.

"Kami sekarang mengusulkan penyaluran bantuan benih dan pupuk untuk meringankan biaya produksi pertanian pangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.