Perbaikan Tanggul yang Kritis Secara Permanen untuk Cegah Banjir

Selasa, 20 Jan 2026, 22:05 WIB

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta otoritas terkait melakukan perbaikan tanggul kritis secara permanen sebagai solusi jangka panjang mencegah banjir akibat tanggul jebol, sebagaimana terjadi di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong.

"Kami telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk penanganan tanggul jebol di Muaragembong kemarin agar bisa diperbaiki secara permanen," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Cikarang, Selasa.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Ia menjelaskan keterbatasan kewenangan pemerintah daerah hanya mampu melakukan penanganan tanggul secara sementara melalui pemasangan karung pasir dan bronjong pada titik jebol. Namun, langkah tersebut dinilai belum mampu menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

"Seperti tanggul jebol di Muaragembong, kita di kabupaten sifatnya hanya sementara. Tapi tadi BBWS sudah turun ke lapangan. Ke depan, saya ingin solusi permanen," katanya.

Dari hasil koordinasi, lanjut dia, BBWS tengah melakukan pendataan dan penanganan terhadap tanggul yang rawan jebol pada sungai yang menjadi kewenangan mereka. Ia berharap penguatan tanggul dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Kalau keinginan kita, semua tanggul kritis yang menjadi kewenangan BBWS yang ada di wilayah kita, bisa diperkuat agar kejadian tanggul jebol tidak terulang secara terus-menerus," katanya.

Asep juga mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar ikut membantu pembangunan tanggul pada sejumlah aliran sungai di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Saya juga sudah telepon Pak Gubernur, minta bantuan supaya aliran sungai di Kabupaten Bekasi dibuatkan tanggul seperti Kalimalang, pakai sheet pile. Kita akan ajukan itu, karena kalau begini terus solusinya tidak ketemu. Jebol terus dan dampaknya ke banyak wilayah," katanya.

Dirinya turut menyoroti kondisi sungai di wilayahnya yang banyak mengalami pendangkalan dan bahkan tidak memiliki tanggul. Akibatnya, hujan dengan intensitas ringan selama dua jam saja sudah mampu memicu banjir.

"Sungainya dangkal, ada yang bahkan tidak punya tanggul. Air naik sedikit langsung banjir. Kalau hujan semalaman, pasti penuh," ujarnya.

Ia menegaskan penataan lingkungan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Persoalan normalisasi sungai juga menjadi prioritas meskipun harus merelokasi warga yang tinggal di bantaran sungai.

"Masyarakat sudah komitmen mau pindah. Saya bilang, kalau tidak ditata, setiap tahun begini terus. Kita keruk, langsung kita bikin tanggul. Alat berat siap masuk," katanya.

Dengan begitu, siklus banjir tahunan diharapkan bisa berakhir seraya terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penting menjaga fungsi lingkungan dan tata ruang secara berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.