Revitalisasi Saluran Air di Batu Ampar untuk Mencegah Banjir

Kamis, 04 Jun 2026, 22:27 WIB

Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) merevitalisasi saluran air di Jalan Haji Deris, RT 17/RW 02, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, untuk mencegah terjadinya banjir.

"Kami terus memperkuat upaya penanganan genangan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui berbagai pembangunan infrastruktur dasar," kata Pasukan Biru Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati Mulyadi di Jakarta Timur, Kamis.

Ket. Foto: Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur merevitalisasi saluran air di Jalan Haji Deris, RT 17/RW 02, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Kamis (4/6/2026). — Sumber: Antara

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Kramat Jati tersebut mulai dilakukan pada Selasa (2/6). Sebanyak tujuh personel SDA diterjunkan untuk menyelesaikan pembangunan saluran air yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga pekan.

Mulyadi menyebut, revitalisasi dilakukan sebagai respons terhadap keluhan warga terkait sering terjadinya luapan air ke badan jalan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Kondisi tersebut selama ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan potensi terjadinya genangan hingga banjir di kawasan permukiman.

Dalam proyek tersebut, saluran lama yang sebelumnya menggunakan pipa paralon berdiameter tiga inci diganti dengan pipa berdiameter lima inci sepanjang kurang lebih 90 meter.

Penggantian dilakukan karena kapasitas saluran eksisting dinilai sudah tidak lagi mampu menampung debit air yang terus meningkat, terutama saat curah hujan tinggi melanda wilayah tersebut.

Menurutnya, peningkatan kapasitas saluran menjadi salah satu solusi yang dinilai efektif untuk memperlancar aliran air hujan menuju saluran pembuangan, sehingga risiko genangan dapat ditekan secara signifikan.

"Dengan diameter pipa yang lebih besar, daya tampung aliran air akan meningkat. Harapannya, saat hujan deras turun, air dapat mengalir lebih cepat dan tidak lagi meluap ke jalan maupun lingkungan permukiman warga," jelas Mulyadi.

Meski tergolong pekerjaan infrastruktur lingkungan berskala kecil, pihaknya menghadapi sejumlah tantangan teknis selama pelaksanaan pembangunan. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara manual melalui penggalian tanah di sepanjang jalur pemasangan pipa baru.

Metode tersebut dipilih karena kondisi lokasi yang memiliki keterbatasan akses. Jalur pekerjaan hanya memiliki lebar sekitar 80 hingga 100 sentimeter (cm) dengan kontur yang berkelok-kelok sehingga tidak memungkinkan penggunaan alat berat maupun metode konstruksi tertentu.

Alternatif pembangunan menggunakan beton pracetak atau U-ditch juga tidak dapat diterapkan karena keterbatasan ruang kerja dan sulitnya mobilisasi material berukuran besar ke lokasi.

Meski demikian, berbagai kendala tersebut tidak menghambat proses pembangunan. Pekerjaan tetap berjalan lancar berkat kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat setempat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.