Evenepoel Menangi Etape 15 Tour de France, Vingegaard Mundur akibat Patah Tulang Selangka

Selasa, 21 Jul 2026, 00:20 WIB

BRIZON – Balapan Tour de France 2026 memasuki babak dramatis pada etape ke-15, Senin (20/7). Pembalap Belgia Remco Evenepoel sukses merebut kemenangan etape setelah mengalahkan pemimpin klasemen umum Tadej Pogacar, sementara juara dua kali Jonas Vingegaard terpaksa mengakhiri perlomba lebih cepat akibat mengalami patah tulang selangka setelah terjatuh.

Insiden yang mengubah jalannya persaingan terjadi sekitar 20 kilometer menjelang finis. Vingegaard terjatuh di sebuah tikungan tajam setelah roda depannya menyentuh pembatas jalan (kerb). Pembalap asal Denmark itu langsung terlihat kesakitan sebelum dievakuasi menggunakan ambulans.

Ket. Foto: Ilustrasi pembalap Tour de France. — Sumber: Istimewa

Tim Visma-Lease a Bike kemudian mengonfirmasi bahwa pembalap berusia 29 tahun tersebut mengalami patah tulang selangka serta sejumlah luka lecet di beberapa bagian tubuh.

Dalam pernyataan resminya, tim menyebut Vingegaard harus menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan.

"Karena tingkat keparahan patah tulang selangka yang dialami, tindakan operasi direkomendasikan dan akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang," demikian pernyataan Visma-Lease a Bike.

Kecelakaan itu juga melibatkan rekan setim Vingegaard, Sepp Kuss, serta dua pembalap UAE Team Emirates-XRG, yakni Isaac del Toro dan Brandon McNulty. Ketiganya masih mampu melanjutkan balapan, meski Del Toro tampak kesulitan mengikuti irama Pogacar dan Evenepoel pada tanjakan terakhir menuju Plateau de Solaison.

Memanfaatkan situasi tersebut, Evenepoel melancarkan serangan di penghujung etape dan berhasil melewati Pogacar menjelang garis finis. Pebalap Red Bull-Bora-Hansgrohe itu pun meraih kemenangan etape ketiga sepanjang kariernya di Tour de France sekaligus yang pertama pada edisi tahun ini. Del Toro menyusul di posisi ketiga beberapa detik kemudian.

Hasil tersebut membuat Evenepoel naik ke posisi kedua klasemen umum setelah sebelumnya berada di peringkat ketiga. Meski demikian, Pogacar masih mempertahankan jersey kuning dengan keunggulan sekitar lima menit atas pebalap Belgia tersebut.

Usai balapan, Pogacar mengaku sangat terpukul melihat rival utamanya harus meninggalkan Tour de France karena cedera.

"Kami adalah rival, tetapi juga bisa dibilang berteman. Saya sangat sedih melihat Jonas terjatuh dan harus keluar dari balapan. Tanpa dirinya, Tour de France tidak akan sama lagi. Saya berharap dia bisa pulih dengan baik," kata Pogacar.

Pogacar juga menyinggung pemeriksaan antidoping yang dilakukan pada dini hari sebelum etape dimulai. Menurutnya, kurangnya waktu istirahat mungkin turut memengaruhi kondisi para pembalap. "Mungkin ini juga menjadi konsekuensi dari kurang tidur," ujarnya.

Evenepoel menyampaikan pandangan serupa. Meski meraih kemenangan penting, ia mengaku tidak senang melihat Vingegaard mengalami cedera. "Ini adalah sesuatu yang tidak pernah ingin Anda lihat terjadi pada siapa pun," kata Evenepoel.

Pembalap Belgia itu juga mengkritik jadwal pemeriksaan antidoping yang dilakukan pada tengah malam. "Rasanya cukup tidak manusiawi ketika kami harus dibangunkan di tengah malam," ujarnya.

Tour de France akan kembali dilanjutkan pada Selasa dengan etape ke-16 berupa individual time trial sepanjang 26 kilometer yang dimulai dari Evian-les-Bains. Dengan absennya Vingegaard, persaingan menuju gelar juara kini diperkirakan akan lebih menguntungkan Pogacar, sementara Evenepoel berpeluang menjadi penantang utama hingga akhir balapan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.