Bandara Internasional Nusantara Bakal Tumbuhkan Ekonomi
📅 Senin, 19 Jan 2026, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), optimistis Bandar Udara Internasional Nusantara, yang dibangun di Kecamatan Penajam bakal menumbuhkan perekonomian daerah.
“Bandara Internasional Nusantara akan menjadi daya tarik pelaku usaha berinvestasi,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penajam Paser Utara Hadi Saputro di Penajam, kemarin.
“Apalagi bandara juga diubah dari khusus menjadi komersial dan telah terkoneksi dengan jalan tol menuju IKN dan Jembatan Pulau Balang,” tambahnya.
Menurut dia, keberadaan bandara tersebut membuat Kabupaten Penajam Paser Utara tidak hanya tergantung pada dana transfer pemerintah pusat, tetapi pendapatan daerah juga bertambah dari sektor industri, pariwisata dan kawasan pengembangan ekonomi lainnya.
Apabila Bandara Internasional Nusantara melayani penerbangan domestik dan internasional dapat dipastikan bakal ada potensi pendapatan Kabupaten Penajam Paser Utara lainnya. “Ke depan, diproyeksikan pendapatan daerah tidak hanya bertumpu dari dana transfer dan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB),” jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika sektor usaha tumbuh di sekitar Bandara Internasional Nusantara, lanjut dia, maka akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi serta peningkatan sektor pajak dan retribusi.
Pengoperasian Bandara Internasional Nusantara tersebut secara komersial bakal memacu pertumbuhan usaha sektor jasa transportasi, perdagangan, perhotelan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan lainnya.
Pembukaan penerbangan komersial akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berada di kawasan penyangga IKN, karena seiring meningkatnya mobilitas, daya beli dan pendapatan usaha ikut terdorong.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ketika Bandara Internasional Nusantara mulai beroperasi komersial bakal memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat maupun pendapatan asli daerah (PAD),” sebut Hadi. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!