Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Puncak Bukit Bulusaraung Maros, Basarnas Fokuskan Pencairan 11 Korban dan 3 di Antaranya Pegawai KKP

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Puncak Bukit Bulusaraung Maros, Basarnas Fokuskan Pencairan 11 Korban dan 3 di Antaranya Pegawai KKP Doc: antara foto
Ket. Serpihan pesawat ATR 42-500 di bukit Bulusaraung Kabupaten Maros, Sulsel.

JAKARTA - Basarnas menetapkan radius pencarian sejauh satu kilometer dari lokasi serpihan badan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan, dengan fokus utama pencarian korban.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/1), mengatakan area pencarian dibagi dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) darat yang disebar untuk mempercepat proses penelusuran medan pegunungan.

“Operasi difokuskan pada pencarian korban,” kata dia.

Operasi SAR tersebut melibatkan 376 personel tim gabungan berasal dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur potensi SAR lainnya, termasuk organisasi Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala). Seluruh personel bekerja di medan bukit bebatuan kars dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, di tengah kondisi cuaca yang cepat berubah.

Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT ditemukan pada Minggu pagi atau kurang dari 24 jam setelah dilaporkan hilang kontak oleh otoritas penerbangan udara di Sulawesi Selatan.

Keberadaan pesawat terdeteksi sekitar pukul 07.17 Wita setelah pesawat patroli udara melaporkan bahwa terlihat serpihan berwarna putih di kawasan Bukit Bulusaraung.

Tim darat kemudian mengonfirmasi temuan serpihan pesawat di sisi utara puncak bukit sekitar pukul 08.02 Wita, disusul penemuan badan pesawat sekitar pukul 08.09 Wita untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

Kantor SAR Makassar melaporkan pada Minggu pagi bahwa helikopter sempat mendarat beberapa saat dan menurunkan sejumlah personel Kopasgat dan Basarnas untuk memperkuat tim SAR darat. Helikopter kemudian kembali mengudara karena angin berembus cukup kencang dan jarak pandang terbatas, sekitar lima meter.

Berdasarkan data manivest penerbangan, pesawat ATR tersebut mengangkut 11 orang, termasuk awak pesawat. Di dalamnya terdapat tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan selaku analis kapal pengawas, Deden Mulyana sebagai pengelola barang milik negara, serta Yoga Naufal sebagai operator foto udara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Negara G7 Mengutuk Serangan...
Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.