Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: 44 Rumah di Kota Serang Rusak Akibat Cuaca Ekstrem

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: 44 Rumah di Kota Serang Rusak Akibat Cuaca Ekstrem Doc: BPBD Serang
Ket. Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Serang, Banten hingga

SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, mencatat sebanyak 44 rumah warga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut hingga Jumat (7/1).

Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan di Serang, Jumat, mengatakan berdasarkan laporan final situasi kebencanaan BPBD Kota Serang pukul 14.00 WIB, kerusakan rumah tersebut disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang memicu struktur bangunan roboh maupun tertimpa pohon tumbang.

Sebaran kerusakan rumah tercatat merata di enam kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, Walantaka, Curug, Serang, dan Taktakan.

"Total rumah rusak mencapai 44 unit. Jenis kerusakan bervariasi mulai dari atap dapur ambruk, dinding roboh, hingga kerusakan pada bagian depan rumah," ujarnya.

Kecamatan Walantaka menjadi salah satu wilayah yang mencatatkan jumlah laporan cukup banyak. Di Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, tercatat sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian dapur dan atap akibat diterjang cuaca buruk pada Senin (12/1).

Selain faktor angin kencang dan hujan lebat, beberapa rumah juga dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon. Di Kecamatan Taktakan dan Kasemen, pohon tumbang dilaporkan menimpa bagian atap dan dapur milik warga.

Tim BPBD Kota Serang telah menerjunkan personel untuk melakukan asesmen kerusakan dan membantu penanganan di lokasi kejadian.

"Kami melakukan penanganan pohon tumbang dan asesmen rumah roboh serta pendataan untuk wilayah yang terdampak," katanya.

Selain menyebabkan kerusakan pada 44 unit rumah, cuaca ekstrem di Kota Serang juga mengakibatkan banjir yang merendam 1.629 rumah dan menyebabkan 11 kejadian pohon tumbang di jalur protokol. Total warga yang terdampak rangkaian bencana hidrometeorologi ini mencapai 1.809 kepala keluarga (KK) atau 6.544 jiwa.

"Untuk banjir hingga saat ini sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan rumahnya masing-masing," imbuhnya.

BPBD mengimbau masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana maupun yang memiliki pohon besar di sekitar rumah untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.