Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Aceh Tengah: Pergerakan Longsoran Tanah di Kampung Bah Terus Membesar Sejak 2000-an

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 14:09 WIB | Oleh:
BPBD Aceh Tengah: Pergerakan Longsoran Tanah di Kampung Bah Terus Membesar Sejak 2000-an Doc: Antara Foto
Ket. Suasana perkebunan milik warga yang amblas di jalan lintas Kecamatan Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, Selasa (14/1/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah menyatakan fenomena pergerakan longsoran tanah di wilayah Kampung (desa) Bah Kecamatan Ketol kabupaten setempat terus membesar sejak diketahui pertama kali sekitar tahun 2000-an.   

"Beberapa sumber menjelaskan bahwa lubang kecil sudah mulai terbentuk sejak awal tahun 2000-an. Dimana pergerakan tanah terus terjadi secara bertahap sejak 2004," kata Kepala BPBD Aceh Tengah, Andalika yang dikonfirmasi dari Banda Aceh, Kamis. 

Dirinya menjelaskan, sejauh ini memang belum ditemukan literasi pasti yang dapat menjelaskan awal mula terjadinya longsoran tanah berbentuk lubang dan terus membesar tersebut.  

Tetapi, kata dia, setelah terjadi pergerakan awal sejak 2000-an sampai 2004, dan berdasarkan laporan dari masyarakat, sekitar 2006 longsoran tersebut sudah pernah memutus akses jalan Blang Mancung-Simpang Balik (penghubung Kabupaten Aceh Tengah - Bener Meriah). 

Bahkan, pernah terjadi relokasi tempat tinggal masyarakat di Kampung Bah Serempah ke Kampung Serempah Baru pada tahun 2013-2014. "Rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan sebanyak tiga tahapan di periode tahun tersebut," ujarnya. 

Andalika menjelaskan, sebelumnya pernah dilakukan kajian tentang longsoran tanah tersebut, dan berdasarkan data dari Dinas ESDM Aceh, pergerakan tanah terus meningkat secara bertahap setiap tahunnya. 

Sejak 2011, sudah dimulai pengukuran pertambahan luasan skala longsoran tanah oleh ESDM Aceh. Data terbaru mereka, pada 2025 luasan longsoran tanah mencapai lebih dari 27 ribu meter luas dan semakin mendekati jalan lintas di sana. 

Lalu, pada 2022, tim geologi dan survei geofisika ESDM Aceh pernah melakukan kolaborasi kajian longsoran tanah tersebut di sana bersama BPBD Aceh Tengah.

Hasil kajiannya, longsoran tanah di Kampung Bah ini berada pada lapisan tanah permukaan dengan zona jenuh air dan didominasi oleh material vulkanik yang mudah menghantarkan air. 

"Pergerakan tanah di lokasi tersebut sangat aktif dan berkelanjutan. Wilayah longsoran tanah di Kampung Bah tersebut dikategorikan sebagai zona tinggi rawan pergerakan tanah, sehingga memerlukan penanganan struktural dan non struktural segera dan berkelanjutan," katanya.

Andalika menuturkan, setelah adanya berbagai kajian itu, longsoran tanah di Kampung Bah saat ini bukan jenis amblesan tanah sinkhole klasik yang terbentuk karena adanya lubang runtuh secara tiba-tiba. 

"Melainkan pergerakan material tanah yang terjadi secara perlahan (slow moving landslide)," ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, diketahui bahwa penyebab terjadinya longsoran tanah itu dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya struktur tanah yang tidak stabil karena tersusun dari material hasil letusan gunung api yang mudah tererosi, bersifat mudah jenuh air dan mudah bergerak, tidak termampatkan dan berumur muda (kuarter).

Lalu, curah hujan tinggi di daerah pegunungan membuat tanah sangat mudah tererosi. Sehingga, semakin sering terjadinya hujan skala longsoran tanah menjadi semakin meluas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.