Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Babelan, Pemkab Bekasi Siapkan Langkah Darurat
Rabu, 14 Jan 2026, 15:40 WIBKABUPATEN BEKASI -Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat meninjau langsung lokasi banjir di Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Jawa Barat, yang berdampak pada 970 kepala keluarga akibat hujan lebat dan tersumbatnya aliran Sungai Kelici.
Peninjauan dipusatkan di Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, yang menjadi salah satu wilayah terparah dengan jumlah warga terdampak banjir mencapai 970 kepala keluarga.
"Kami turun bersama tim untuk memastikan kondisi di lapangan. Memang hujan lebat kemarin menyebabkan banjir, ditambah adanya sumbatan pada aliran Sungai Kelici," kata Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin di Cikarang, Rabu.
Dia menjelaskan banjir di wilayah itu merendam permukiman warga Kampung Cabang 4 RT 01 dan 02 dengan ketinggian muka air mencapai 40-50 centimeter serta berdampak pada 380 Kepala Keluarga (KK).
Kemudian Kampung Pondok 2 dengan ketinggian 50-60 centimeter dan berdampak pada 120 KK, dan Kampung Gedong Jaya setinggi 30-40 centimeter yang berdampak pada 70 KK. Kondisi terparah di Kampung Setia Mekar dengan ketinggian 80-100 centimeter dan berdampak pada 400 KK.
"Banjir di seluruh wilayah ini sudah mulai berangsur surut. Kecuali di Setia Mekar, air cenderung lama surut karena terkendala aliran Sungai Kelici yang tersumbat serta posisi permukiman berbatasan langsung dengan rawa," ujarnya.
Ia mengatakan kunjungan tersebut sekaligus menampung aspirasi warga setempat terhadap kondisi banjir di wilayah itu. Secara prosedural, pemerintah desa dan kecamatan diminta menyampaikan usulan penanganan kepada pemerintah daerah, termasuk terkait normalisasi sungai dan infrastruktur pendukung.
"Kami juga harus melihat ketersediaan anggaran. Namun ada langkah lain yang akan kami upayakan, salah satunya menjajaki kerja sama dengan pihak Pertamina yang beroperasi di sekitar lokasi," katanya.
Selain penanganan fisik, Sekda turut memastikan bantuan logistik telah disalurkan dengan titik pusat bantuan di Kantor Desa Huripjaya untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak.
Ia berharap bantuan tersebut dapat merata serta membantu meringankan beban masyarakat. "Logistik sudah didistribusikan. Mudah-mudahan Pak Lurah dan Pak Camat bisa menyalurkannya ke warga dan semua bisa kebagian," katanya.
Kepala Desa Huripjaya M. Yakub menyatakan banjir berdampak luas dan mempengaruhi aktivitas serta kondisi kesehatan warga. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian masih bertahan di rumah masing-masing.
"Tidak semua mengungsi, ada yang tetap di rumah, ada juga yang sudah mengungsi karena kondisi air cukup tinggi. Kalau soal pelayanan kesehatan sudah berjalan. Dari Puskesmas sudah turun untuk pengobatan warga terdampak," katanya.
Ia mengapresiasi jajaran Pemkab Bekasi yang turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi, sekaligus melakukan mitigasi penanganan dan memberikan bantuan logistik warga terdampak.
"Semoga dengan langkah cepat penanganan banjir ini dapat mengurangi beban masyarakat terdampak. Bantuan juga sudah diserahkan serta disalurkan, dari BPBD dan Dinas Sosial. Kami berharap ke depan bisa bertambah untuk membantu memenuhi kebutuhan warga kami," katanya.
Pemerintah Desa Huripjaya bersama warga dan dinas terkait ke depan fokus pada upaya normalisasi saluran air. "Kami sudah berkoordinasi dengan warga dan dinas terkait untuk menurunkan alat berat, membersihkan sumbatan, menormalisasi saluran air yang ada di wilayah kami," kata dia.
- pemkab bekasi
- kabupaten bekasi
- banjir babelan
- banjir bekasi
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Ramadhan Jadi Momentum Perbaikan, BGN Benahi Kemasan, Komposisi, dan Transparansi MBG
-
Masih Ada Rumah Tanpa Listrik di Bekasi, Pemkab Fasilitasi Program Listrik Gratis
-
Pemkab Bekasi Tancap Gas Menuju Pilkades Digital 2026, Ini Persiapannya
-
Hujan Sehari, Bekasi Lumpuh Dikepung Banjir
-
Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekjen Kemenkeu
-
Darurat! Kementerian PU Percepat Penanganan Banjir Karawang dan Bekasi
-
Skor Persaingan Usaha Meningkat, Sinyal Baik atau Tantangan Baru bagi Bisnis Kecil?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.