Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jaksel Beserta Jajaran Kerja Bakti untuk Meminimalisir Banjir

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaksel Beserta Jajaran Kerja Bakti untuk Meminimalisir Banjir Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar memimpin apel kerja bakti pascabanjir di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) beserta seluruh jajaran melaksanakan kerja bakti untuk meminimalisir terjadinya genangan atau banjir di pemukiman warga.

"Sebagaimana kita ketahui, kemarin terjadi hujan selama satu hari dengan curah hujan yang cukup tinggi. Kami memantau masih terdapat genangan-genangan atau penyumbatan pada tali air dan saluran. Oleh karena itu, hari ini kita bekerja untuk memastikan itu dapat diatasi ke depannya," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar saat meninjau kerja bakti serentak di wilayah Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/1).

Dia mengatakan kerja bakti serentak Jaga Jakarta itu merupakan langkah pembersihan setelah hujan lokal, bukan banjir kiriman.

Menurut dia, banjir kiriman dari luapan kali memang agak sulit dikendalikan secara instan, namun kerja bakti yang dilakukan pada hari ini diharapkan dapat melindungi warga dari potensi banjir akibat penyumbatan, terutama pada sarana dan prasarana milik Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, saat turun hujan.

Terkait genangan yang kerap melanda kawasan Kelurahan Petogogan, dia menduga itu terjadi karena ukuran Kali Krukut yang mengecil akibat okupasi oleh masyarakat atau digunakan oleh warga.

"Jadi, selain kerja bakti hari ini, kita upayakan memasang tanggul sementara di dekat pintu air Pulo Raya. Pintu air tersebut harus kita beri tanggul karena limpahan air dari sana sangat besar. Setidaknya, ini dilakukan untuk meminimalisir genangan banjir di permukiman warga Petogogan," ujar Anwar.

Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo memaparkan dalam kerja bakti massal yang difokuskan pada pengurasan saluran air di Kelurahan Petogogan itu, sebanyak 160 personel dikerahkan beserta perlengkapan manual.

"Total 160 petugas gabungan, yakni rinciannya 80 personel SDA, 10 personel Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), masing-masing lima personel Bina Marga, Lingkungan Hidup dan Pertamanan, serta 50 personel PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum)," ungkap Santo.

Lebih lanjut, dia menuturkan kawasan Petogogan itu difokuskan pada pengerukan kali sehingga dapat menampung debit air saat curah hujan tinggi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.