Serie A Italia: McTominay Jaga Asa Napoli, Inter Milan Gagal Menjauh di Puncak Klasemen
📅 Senin, 12 Jan 2026, 07:38 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MILAN, ITALIA — Scott McTominay kembali menjadi sosok kunci bagi Napoli. Dua gol gelandang asal Skotlandia itu memastikan Napoli tetap menempel ketat pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, usai bermain imbang 2-2 dalam laga seru di San Siro, Senin (12/1) dini hari WIB. Di pertandingan lain, AC Milan juga gagal meraih kemenangan setelah ditahan Fiorentina 1-1.
McTominay dua kali mencetak gol penyama untuk Napoli, menjaga jarak mereka tetap empat poin dari Inter yang memimpin klasemen. Inter sebelumnya sempat berpeluang menjauh hingga lima poin dari Milan di posisi kedua, setelah unggul lebih dulu lewat penalti Hakan Calhanoglu pada menit ke-73.
Namun hasil imbang membuat Inter kini hanya unggul tiga poin atas rival sekota mereka. Roma berada di posisi keempat, sejajar dengan Napoli dengan koleksi 39 poin, dalam laga yang kembali menegaskan peran sentral McTominay bagi sang juara bertahan.
Gol penalti Calhanoglu yang bersarang ke gawang usai membentur tiang dan mengecoh kiper spesialis penalti Vanja Milinkovic-Savic, sempat tampak menjadi penentu kemenangan Inter. Situasi tersebut memicu kemarahan besar kubu Napoli, terutama terkait keputusan wasit yang menunjuk titik putih akibat pelanggaran Amir Rrahmani yang menginjak kaki Henrikh Mkhitaryan.
Pelatih Napoli Antonio Conte meluapkan amarahnya di pinggir lapangan, menyebut keputusan tersebut sebagai “aib”, hingga akhirnya diusir wasit. Dalam konferensi pers, asisten pelatih Cristian Stellini mewakili Conte.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya pikir kami harus melangkah maju dan fokus pada performa yang sangat bagus, termasuk reaksi tim setelah kebobolan penalti,” ujar Stellini. “Itu memberi keyakinan besar bagi tim yang malam ini, di kandang pemuncak klasemen, menunjukkan diri layak disebut juara.”
Dengan sembilan menit tersisa, McTominay kembali tampil sebagai penyelamat. Ia menyambar umpan silang Noa Lang dengan tendangan voli terukur untuk mencetak gol liga kelimanya musim ini, sekaligus memastikan satu poin berharga bagi Napoli. Sebelumnya, ia juga menjadi pencetak gol penyeimbang pertama setelah Federico Dimarco membawa Inter unggul lebih awal lewat gol spektakuler.
Bagi Inter, hasil ini menambah daftar peluang yang terbuang di laga-laga besar. Dari empat pertandingan melawan Napoli, Milan, dan Juventus (yang akan menghadapi Cremonese pada Senin), Nerazzurri hanya mengumpulkan satu poin. Catatan tersebut menjadi sinyal peringatan menjelang duel krusial Liga Champions melawan Arsenal dan Borussia Dortmund akhir bulan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami seharusnya bisa bertahan lebih baik pada kedua gol, tapi kualitas lawan juga harus diakui,” kata bek Inter Alessandro Bastoni. “Secara keseluruhan, saya puas dengan paruh pertama musim ini, mengingat banyaknya keraguan terhadap kami di awal musim.”
Di laga lain, Christopher Nkunku mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90 untuk menyelamatkan AC Milan dari kekalahan di Stadio Artemio Franchi. Gol telat tersebut menggagalkan Fiorentina meraih kemenangan yang baru akan menjadi yang ketiga di musim yang sulit.
Fiorentina sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Pietro Comuzzo pada menit ke-66. Namun gol Nkunku membuat tuan rumah tertahan di peringkat ke-18 dengan 14 poin. Fiorentina nyaris mencuri kemenangan di masa tambahan waktu, saat Marco Brescianini membentur mistar dari jarak dekat dan kiper Milan Mike Maignan harus berjibaku menahan peluang Moise Kean.
“Kami bermain bagus di babak pertama dan menciptakan banyak peluang, tapi gagal memaksimalkannya,” ujar pelatih Milan Massimiliano Allegri kepada DAZN. “Kami masih berada di posisi kedua dan harus mempertahankannya, namun juga perlu lebih klinis saat mendominasi permainan.”
Fiorentina kini tertinggal dua poin dari Genoa yang berada tepat di luar zona degradasi dan akan menjamu Cagliari pada Senin malam. Tim asuhan Paolo Vanoli mulai menunjukkan tanda kebangkitan dengan hanya satu kekalahan dalam lima laga terakhir, sementara dukungan suporter perlahan kembali setelah periode panjang kekecewaan. Dukungan itu kembali terlihat saat para pemain Fiorentina mendapat aplaus, meski kembali kehilangan kemenangan di menit-menit akhir, seperti yang terjadi saat ditahan Lazio lewat penalti Pedro pada Rabu lalu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!