Perpusnas Buka Sampai Malam, Jadi Surga Bagi Pekerja dan Mahasiswa

Minggu, 11 Jan 2026, 19:15 WIB

JAKARTA - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadi salah satu destinasi favorit mahasiswa karena jam operasionalnya yang panjang hingga malam hari. Durasi buka yang fleksibel ini memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk mengerjakan tugas kuliah hingga skripsi tanpa dikejar waktu.

Gedung Perpusnas yang berlokasi di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, mulai ramai sejak pagi dan tetap aktif hingga malam. Aktivitas belajar terlihat konsisten, mulai dari mahasiswa yang datang pagi untuk riset hingga pengunjung yang baru tiba selepas jam kerja atau kuliah sore.

Ket. Foto: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadi salah satu tempat favorit di Jakarta bagi pekerja dan mahasiswa — Sumber: JSC

Jam operasional yang panjang membuat Perpusnas kerap dijadikan tempat “maraton skripsi” oleh mahasiswa tingkat akhir. Mereka memanfaatkan waktu seharian penuh untuk membaca referensi, menulis, hingga berdiskusi tanpa harus berpindah lokasi.

Sejak memasuki area lantai dasar, pengunjung sudah bisa langsung mengatur ritme belajar seharian. Tersedia loker penitipan barang, area lobby, hingga kafe yang kerap dimanfaatkan mahasiswa untuk jeda singkat sebelum kembali bekerja.

Lantai dua Perpusnas juga menjadi titik awal penting bagi pengunjung yang datang sejak pagi. Di area ini, mahasiswa dapat mengurus keanggotaan, mencari informasi layanan, dan menyiapkan kebutuhan riset sebelum naik ke lantai koleksi.

Bagi mahasiswa yang bertahan hingga malam, Perpusnas menyediakan ruang baca dan area kerja yang tetap kondusif. Pencahayaan yang nyaman serta suasana tenang menjadi alasan banyak pengunjung memilih menyelesaikan pekerjaan akademik hingga jam tutup.

Koleksi riset yang tersebar di berbagai lantai tetap dapat diakses selama jam operasional berlangsung. Mahasiswa skripsi kerap memanfaatkan lantai 15 untuk koleksi rujukan, lantai 20 untuk jurnal berkala dan koleksi internasional, serta lantai lain sesuai kebutuhan riset.

Sistem peminjaman koleksi tertutup di lantai 12 hingga 15 juga tetap berjalan hingga sore dan malam. Pengunjung cukup memesan buku melalui komputer yang tersedia, lalu menunggu petugas mencarikan koleksi dari ruang penyimpanan.

Bagi yang memilih bekerja dalam durasi panjang menggunakan laptop, area working space dan multimedia di lantai 19 menjadi pilihan utama. Area ini sering dipenuhi mahasiswa yang mengatur jadwal belajar dari siang hingga malam tanpa perlu berpindah tempat.

Fasilitas pendukung seperti mushola di beberapa lantai juga menunjang kenyamanan pengunjung selama berjam-jam berada di dalam gedung. Hal ini membuat mahasiswa dapat mengatur waktu belajar dan istirahat secara seimbang.

Dengan jam buka hingga malam hari, Perpusnas memberi alternatif ruang belajar yang aman, nyaman, dan terjangkau di tengah padatnya aktivitas kota. Fleksibilitas waktu ini dinilai sangat membantu mahasiswa yang membutuhkan konsentrasi panjang untuk menyelesaikan tugas akademik.

Keberadaan Perpusnas dengan durasi operasional yang panjang sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat literasi nasional. Tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga ruang produktif bagi generasi muda yang mengejar target akademik mereka.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.