Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerhati Jakarta Sebut Warga DKI Harus Tahu Biaya Pembongkaran Tiang Monorel Tak Lebih Rp300 Juta

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 13:27 WIB | Oleh:

Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR) ini juga merujuk pada pernyataan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo yang memastikan proyek tersebut merupakan bagian dari penataan menyeluruh koridor Jalan HR Rasuna Said agar kawasan menjadi lebih rapi, tertata, dan fungsional.

"Artinya, anggaran sekitar Rp100 miliar itu masuk akal karena digunakan untuk banyak pekerjaan sekaligus. Pembongkaran tiang monorel hanya sebagian kecil saja, sisanya untuk penataan trotoar dan badan jalan," katanya.

Penataan trotoar biasanya meliputi peningkatan kualitas permukaan agar lebih aman dan nyaman, penyediaan jalur disabilitas, "ramp", jalur pemandu tunanetra serta penataan fasilitas pendukung seperti lampu penerangan, tempat duduk, tempat sampah, rambu dan penghijauan.

"Selain itu, penataan juga mencakup perbaikan drainase serta penataan utilitas agar lebih rapi dan terintegrasi," katanya.

Sementara itu, pekerjaan badan jalan mencakup perbaikan perkerasan, penambalan lubang, perataan permukaan, penguatan struktur jalan, penataan marka dan rambu lalu lintas, drainase hingga rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran kendaraan.

"Kalau seluruh pekerjaan itu digabungkan dalam satu paket penataan kawasan, maka estimasi Rp100 miliar menjadi logis dan relevan. Bukan hanya untuk merobohkan tiang monorel," katanya.

Sebagai warga Jakarta, ia mengaku mendukung penuh kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam menata kota, termasuk pembongkaran tiang monorel yang telah lama mangkrak.

Ia berharap masyarakat dapat memahami secara utuh bahwa estimasi Rp100 miliar adalah anggaran penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said secara menyeluruh, bukan semata-mata biaya pembongkaran tiang monorel.

"Pembongkaran tiangnya hanya sekitar Rp300 juta. Selebihnya untuk menata trotoar dan badan jalan agar kawasan HR Rasuna Said menjadi lebih tertib, manusiawi, dan berkelanjutan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.