- Home
-
- Megapolitan
-
- Ambisi Pemprov DKI: Fasili...
Ambisi Pemprov DKI: Fasilitas Kesehatan di Puskesmas Harus Setara Rumah Sakit Modern
Jumat, 09 Jan 2026, 16:15 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (9/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan pemerataan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi warga.
Pramono menegaskan puskesmas memiliki peran krusial sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kualitas puskesmas akan sangat menentukan terciptanya masyarakat Jakarta yang sehat dan produktif.
"Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan," ujar Pramono.
Ia menekankan puskesmas harus terus diperkuat karena menjadi pintu pertama layanan kesehatan masyarakat.
Gubernur mengapresiasi fasilitas dan sistem pelayanan Puskesmas Kebayoran Lama yang dinilai sudah sangat maju. Puskesmas ini tercatat melayani rata-rata 600 hingga 700 pasien setiap hari dengan dukungan tenaga medis yang memadai.
Puskesmas Kebayoran Lama saat ini didukung oleh 41 dokter umum dan 14 dokter gigi. Dengan jumlah tenaga tersebut, pelayanan kesehatan dinilai mampu menjawab kebutuhan warga di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya.
"Begitu melihat puskesmas ini, saya cukup kaget karena kondisinya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota besar," kata Pramono. Ia berharap standar layanan seperti ini bisa menjadi contoh bagi puskesmas lain di Jakarta maupun daerah lain.
Selain kualitas fasilitas, Pramono juga menyoroti tingginya angka kunjungan pasien dari wilayah perbatasan Jakarta. Fenomena ini menunjukkan puskesmas Jakarta menjadi rujukan masyarakat dari luar daerah karena kualitas layanannya.
"Tadi saya juga mendapat laporan bahwa hampir semua puskesmas di Jakarta, terutama yang berbatasan dengan daerah sekitar, banyak dimanfaatkan oleh warga dari luar wilayah," ucapnya. Ia meminta Dinas Kesehatan tetap memberikan pelayanan terbaik tanpa membedakan asal pasien.
Puskesmas Kebayoran Lama sendiri merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan wilayah kerja yang cukup luas. Jumlah sasaran penduduk di wilayah ini mencapai 320.880 jiwa dengan karakteristik kebutuhan layanan yang beragam.
Untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan, puskesmas ini didukung oleh 124 posyandu dan enam puskesmas pembantu. Jaringan layanan tersebut memungkinkan pelayanan kesehatan dasar menjangkau warga secara lebih merata.
Dalam praktiknya, Puskesmas Kebayoran Lama juga telah menerapkan Konsep Integrasi Layanan Primer (ILP). Konsep ini memberikan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup agar lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pendekatan ILP dinilai mampu meningkatkan efektivitas layanan karena mengintegrasikan berbagai program kesehatan dalam satu sistem. Dengan demikian, pasien mendapatkan layanan yang berkesinambungan sejak usia dini hingga lanjut usia.
Selain layanan dasar, puskesmas ini juga menjalankan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini bertujuan mendeteksi dini faktor risiko penyakit sebagai bagian dari program prioritas pemerintah.
Atas berbagai inovasi dan kualitas pelayanannya, Puskesmas Kebayoran Lama telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah Most Category Award Winner dalam Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) 2025.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta mengelola 44 puskesmas kecamatan dan 267 puskesmas pembantu di tingkat kelurahan. Selain itu, terdapat 31 rumah sakit yang mayoritas dikelola Pemprov DKI dan seluruhnya melayani peserta BPJS Kesehatan.
- Puskesmas
- Pelayanan Kesehatan
- Dinkes DKI Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- layanan kesehatan
- ILP
- Gubernur DKI Pramono Anung
- Cek Kesehatan Gratis
- BPJS Kesehatan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Memperkuat Peran Perawat pada Transformasi Layanan Kesehatan Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.