Update Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar hingga Agustus 2026, Cek Rutenya

Kamis, 08 Jan 2026, 19:00 WIB

JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas di sekitar area konstruksi Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar. Pengaturan ini dilakukan bersama Shimizu Adhi Karya Joint Venture (SAJV) dan telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta Ditlantas Polda Metro Jaya.

Rekayasa lalu lintas dilakukan bertahap untuk mendukung pekerjaan penggalian, pembangunan stasiun, kanal underpass, hingga secant bore pile. Berikut rincian pengaturan lalu lintas per stasiun dan tahap pekerjaan.

Ket. Foto: MRT Fase 2A — Sumber: MRT Jakarta

1. Stasiun Harmoni

Tahap 3.2 (1 Januari–30 April 2026)

Pekerjaan meliputi penggalian, pembangunan stasiun, kanal underpass, dan entrance. Arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk akan sedikit bergeser dari Gedung BPKP hingga Gedung Sandjaja, namun lajur kendaraan ke arah Monas tetap dipertahankan sebanyak tiga lajur.

2. Stasiun Sawah Besar

  • Tahap 3.3.2 (1 Januari–28 Februari 2026)

Pekerjaan penggalian dan secant bore pile dilakukan di area stasiun dan kanal underpass. Arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Kota dibelokkan ke sisi kanal dari Alfamart hingga Clover Bakery, lalu kembali ke sisi tengah jalan.

  • Tahap 3.3.3 (1 Maret–17 Maret 2026)

a. Jalan Hayam Wuruk arah Monas dibelokkan ke sisi tengah dari Clover Bakery dan kembali ke sisi gedung sebelum Jalan Sukarjo Wiryopranoto.

b. Jalan Gajah Mada arah Kota dialihkan ke sisi kanal di depan Gedung CIMB Niaga hingga sebelum Gajah Mada Plaza.

  • Tahap 3.3.4 (18 Maret–30 Juni 2026)

a. Jalan Hayam Wuruk arah Monas dialihkan ke tengah dari Hotel Ibis dan kembali ke sisi gedung setelah McDonald’s.

b. Jalan Gajah Mada arah Kota dialihkan ke sisi kanal dari Gedung CIMB Niaga hingga Jalan Zainul Arifin.

  • Tahap 3.3.5 (1 Juli–31 Agustus 2026)

Arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas dan Kota dikembalikan ke sisi tengah. Sementara itu, Jalan Gajah Mada arah Kota dialihkan ke sisi tengah tepat di depan Gedung CIMB Niaga.

3. Stasiun Mangga Besar

  • Tahap 3.4.1 (1 Januari–30 April 2026)

Pekerjaan penggalian, pembangunan stasiun, kanal underpass, dan entrance dilakukan di kawasan ini. Arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas menggunakan satu lajur di sisi kanal dan kembali ke sisi gedung setelah Gedung BRI.

  • Tahap 3.4.2 (1 Mei–31 Agustus 2026)

Arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas tetap menggunakan satu lajur di sisi kanal. Setelah ruko Olimo, arus kendaraan dialihkan ke sisi bangunan.

PT MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Perusahaan memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga melalui pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, serta lampu penerangan jalan umum.

Masyarakat dan pengguna angkutan umum diimbau untuk memperhatikan rambu sementara dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dukungan publik dinilai penting agar proyek MRT Jakarta Fase 2A dapat berjalan lancar sesuai target.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.