Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Terkoreksi: Investor Pilih Amankan Cuan

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 17:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Terkoreksi: Investor Pilih Amankan Cuan Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – IHSG ditutup melemah seiring maraknya aksi profit taking setelah reli sebelumnya, mencerminkan sikap pelaku pasar yang mulai berhati-hati di tengah ketidakpastian arah sentimen global dan domestik.

Tekanan ini lebih bersifat teknikal dan jangka pendek, namun menandakan bahwa penguatan pasar saham belum sepenuhnya ditopang oleh fundamental yang solid dan masih rentan terhadap perubahan ekspektasi investor.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (8/1) sore, ditutup melemah 19,33 atau 0,22 persen ke posisi 8.925,46 seiring dengan aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar pasca terjadinya rally di pasar saham Indonesia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,70 poin atau 0,43 persen ke posisi 867,62.

“Pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking setelah reli di saham-saham yang sebelumnya naik cukup cepat,” ujar analis Pasar Modal Indonesia Reydi Octa saat dihubungi di Jakarta.

Selain itu, Reydi mengatakan IHSG kemungkinan sedikit terdampak dari pengumuman rilis realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 di perdagangan sesi II, meskipun tidak signifikan.

Ia mengatakan pelaku pasar saat ini mencermati sentimen terkait dengan arah kebijakan suku bunga acuan, serta rilis data inflasi.

“Koreksi hari ini cenderung koreksi sehat ketimbang perubahan tren besar,” ujar Reydi.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 1,67 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor properti yang naik masing-masing sebesar 1,38 persen dan 1,09 persen.

Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 2,93 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor keuangan yang masing-masing turun sebesar 0,62 persen dan 0,61 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SMLE, KOCI, RLCO, KIJA dan PBSA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MHKI, TRIN, OPMS, INPC dan NRCA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.844.260 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 55,13 miliar lembar saham senilai Rp29,03 triliun. Sebanyak 302 saham naik, 370 saham menurun, dan 138 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 844,69 poin atau 1,63 persen ke 51.117,30, indeks Hang Seng melemah 309,63 poin atau 1,17 persen ke 26.149,31, indeks Shanghai melemah 2,79 poin atau 0,07 persen ke 4.082,97, dan indeks Strait Times melemah 8,20 poin atau 0,17 persen ke 4.739,41.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.