Bursa Transfer Manchester United: Masa Depan Joshua Zirkzee Menggantung, Dampak Pergantian Pelatih Bikin Roma Mundur
📅 Kamis, 08 Jan 2026, 09:37 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MANCHESTER - Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United kembali diliputi tanda tanya. Rencana kepindahan penyerang asal Belanda itu ke AS Roma pada bursa transfer Januari kini disebut tidak lagi berjalan mulus, menyusul perubahan besar di internal Setan Merah.
Direktur olahraga Roma, Ricky Massara, mengakui bahwa upaya klub Italia tersebut untuk merekrut Zirkzee menjadi lebih rumit setelah Ruben Amorim meninggalkan Manchester United. Sebelumnya, Roma disebut cukup agresif memburu Zirkzee, yang masa depannya di Old Trafford terus menjadi bahan spekulasi dalam beberapa pekan terakhir.
Zirkzee, kini berusia 24 tahun, tampak frustrasi pada awal musim 2025–26. Performanya yang belum konsisten membuat pintu keluar dari Manchester United seolah terbuka lebar, dan kepindahan pada Januari sempat dianggap hampir pasti.
Namun, situasi berubah drastis setelah Amorim dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada Senin lalu. Darren Fletcher kini ditunjuk sebagai pelatih interim, setidaknya hingga akhir musim.
Zirkzee dijadwalkan terlibat dalam laga Premier League kontra Burnley pada Kamis dini hari WIB, sebuah indikasi bahwa sang striker kembali masuk dalam rencana tim. Kondisi ini membuka peluang bagi Zirkzee untuk bertahan di Old Trafford hingga akhir musim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Massara pun mengonfirmasi bahwa perubahan di Manchester United berdampak langsung pada negosiasi.
“Dia adalah penyerang Manchester United yang disukai banyak klub, bukan hanya kami,” ujar Massara kepada Sky Italia.
“Secara alami, situasinya berbeda setelah pergantian manajemen ini. Saat ini tidak ada kontak yang berjalan, dan kami tidak ingin terlalu fokus pada satu nama.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Massara menegaskan bahwa Roma akan tetap memanfaatkan bursa transfer Januari untuk memperkuat lini yang dinilai masih bermasalah dalam hal konversi peluang menjadi gol.
“Kami memulai proses pembaruan sejak musim panas. Kami tahu itu butuh waktu dan beberapa jendela transfer. Ini bukan situasi darurat, melainkan peluang,” tambahnya.
Meski kembali mendapat kesempatan, fakta menunjukkan bahwa Zirkzee belum benar-benar bersinar di Manchester United. Sejak didatangkan dari Bologna pada musim panas 2024, ia baru mencatatkan sembilan gol dan empat assist dari 63 penampilan di semua kompetisi.
Musim ini, kontribusinya juga masih terbatas, dengan dua gol dari 14 pertandingan. Kualitas teknis Zirkzee tidak diragukan, tetapi kecocokannya dengan kerasnya Premier League kerap dipertanyakan. Banyak pihak menilai, demi perkembangan kariernya, kepindahan, terutama kembali ke Serie A, akan menjadi pilihan ideal.
Namun, dengan bursa Januari yang semakin rumit dan Manchester United yang kini berada dalam fase transisi, Zirkzee kemungkinan harus menunggu hingga akhir musim untuk hengkang. Penundaan ini berpotensi berdampak besar, bahkan bisa mengancam peluangnya membela timnas Belanda di Piala Dunia 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!